Cerita 33 Mahasiswa USU Lolos dari 'Air Bah' di Sibolangit

Jordan Silaban | Kamis, 19 Mei 2016 18:05:38

Air Terjun Dua Warna/FB (Woelan)
Air Terjun Dua Warna/FB (Woelan)

Kalau saja tidak sigap, barangkali 33 mahasiswa Univesitas Sumatera Utara (USU) ikut menjadi korban banjir bandang di lokasi pemandian Air Terjun Dua Warna di Desa Durin Sirugun, Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (15/5) sore.

Bagaimana tidak, banjir bandang yang seperti air bah itu datang menerjang tak lama setelah para mahasiswa mandi di air terjun.

"Saat banjir bandang itu muncul dari arah pengunungan, mahasiswa USU yang sedang mandi dapat secepatnya beranjak dan menyelamatkan diri," ujar Kepala Humas Universitas Sumatera Utara (USU) Bisru Hafi seperti dikutip Antara, di Medan, kemarin.

Enam belas orang tewas akibat 'air bah' tersebut, yang terdiri dari 14 orang mahasiswa, seorang pemandu dan satu orang pekerja.

"Namun, mahasiswa USU yang bisa menyelamatkan diri itu bernasib baik dari rekan-rekan mahasiswa lainnya yang tidak mampu menyelamatkan diri akibat dihantam banjir bandang," ujar Bisru.

Dia menjelaskan, 33 mahasiswa USU yang sedang bermain-main di air terjun itu terdiri dari 28 orang dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan 5 orang dari Fakultas Hukum.

Namun, dia menegaskan, para mahasiswa USU pergi atas nama pribadi, bukan kampus. "Tidak ada kegiatan organisasi kemahasiswaan dari kampus USU," katanya.

(BACA: 4 Keindahan Air Terjun Dua Warna Sebelum Diterjang ‘Air Bah’)

Bisru menambahkan, setelah mahasiwa USU itu lolos dari maut, kebanyakan dari mereka trauma sehingga langsung pulang ke Medan dan meninggalkan lokasi kejadian.

"Semoga mereka dapat mengambil hikmah dan pengalaman yang sangat berharga dari kejadian tersebut," katanya.

Seperti diberitakan, seluruh korban tewas dalam bencana banjir bandang di Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu lalu, sudah berhasil diidentifikasi. Dari total 16 korban tewas, 3 orang diketahui merupakan 'halak hita'.

Hal ini setidaknya diketahui dari marga yang berada di belakang nama korban. Ketiga korban itu yakni, Rizky Ayu Zahra Nasution (18), Ade Riana Sihombing (21) dan Ahmad Alhakim Lubis (21).