Cari Penyebab Surutnya Permukaan Danau Toba Sedalam 2,5 Meter!

Ester Napitupulu | Jumat, 30 Desember 2016 06:12:58

Danau Toba/batakgaul
Danau Toba/batakgaul

Penurunan permukaan air Danau Toba, Sumatera Utara, yang mencapai 2,5 meter mendapat sorotan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut meminta kepada pemerintah segera mengatasi penyebabnya.

"Hal itu, bila terus dibiarkan akan berdampak pada keindahan Danau Toba dan begitu juga kedatangan atau kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah tersebut," kata Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Dana Tarigan, di Medan, kemarin.

Berkurangnya air Danau Toba tersebut, menurut dia, harus diteliti secara mendalam oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan jangan dibiarkan terlalu lama.

"Sebab, masalah tersebut bisa saja akan berdampak pada kelesterian lingkungan di kawasan Danau Toba itu, yang saat ini menjadi destinasi atau kunjungan wisatawan dunia," ujar Dana.

Ia mengatakan, sampai saat ini, belum diketahui penyebab surutnya air Danau Toba yang terbesar di Asia Tenggara itu. Apakah Karen musim kemarau atau kerusakan hutan atau aktivitas perusahaan  yang beroperasi di pinggiran danau Toba tersebut.

"Inilah perlunya KLH melaksanakan survey ke kawasan Danau Toba itu, sehingga dapat diketahui penyebabnya, dan sekaligus dicarikana solusinya," ucapnya.

Dana menyebutkan, surutnya air Danau Toba itu, dapat dijadikan sebagai permasalahan nasional, karena kawasan tersebut akan dijadikan ‘ Monaco of Asia’.

Bahkan, pemerintah pusat akan membangun dan meningkatkan fasilitas, sarana prasarana di kawasan objek wisata Danau Toba yang sangat terkenal di dunia.

Program secara nasional yang dilakukan pemerintah tersebut, jangan sampai mengalami gangguan hanya karena air Danau Toba yang mengalami penurunan.

"Pemprov Sumut dan tujuh kabupaten yang ikut mengelola Danau Toba, juga harus ikut bertanggung jawab mencari solusi penurunan air danau tersebut," kata pemerhati lingkungan.