Bupati Taput Usul Misionaris AS Jadi Nama Bandara di Silangit

Jordan Silaban | Selasa, 20 September 2016 09:09:36

Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara/batakgaul
Bandara Silangit, Siborong-borong, Tapanuli Utara/batakgaul

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengusulkan agar Bandara Silangit di Siborong-borong diubah namanya menjadi 'Bandara Munson Lyman Silangit’

Munson dan Lyman, adalah misionaris asal Amerika Serikat, yang masuk pedalaman Tanah Batak pada 1834. Namun, keduanya tewas terbunuh di wilayah perbatasan Lobu Pining.

"Sejak bulan lalu kami mengusulkan perubahan nama bandara kepada DPRD. Semoga nama bandara yang baru bisa digunakan mulai Desember 2016, sekaligus diresmikan oleh Presiden Joko Widodo," kata Nikson di Tarutung kepada wartawan, Sabtu (17/9). 

(BACA: Sulitnya Penjajah dan Misionaris Barat Temukan Danau Toba)

Bupati Taput Nikson Nababan/batakgaul

Nikson menjelaskan, pengabadian nama Munson Lyman dilakukan agar publik, khususnya orang Batak, tidak melupakan sejarah. 

"Kan 'Jas Merah'. Jangan lupa sejarah. Dengan perubahan nama ini, minimal orang Amerika Serikat bisa datang ke sini karena ada unsur kekeluargaan," tuturnya.

(BACA: Ini Orang Barat Pertama yang Injakkan Kaki di Danau Toba)

Untuk diketahui, Bandara Silangit sedang dalam perluasan landasan pacu (runway) dari panjang 2.250 meter dan lebar 30 meter, akan menjadi panjang 2.650 meter dan lebar 45 meter.

Tujuannya agar bandara tersebut dapat didarati pesawat sekelas Boeing 737-800 mulai tahun 2017. Menteri Pariwisata Arief Yahya mendambakan Bandara Silangit akan menjadi bandara internasional kelak.