Boru Juntak Menang, Ketua Atlet Wushu Jabar Tantang Duel Wasit

Jordan Silaban | Kamis, 22 September 2016 10:09:03

Pertandingan wushu antara Rosalina Simanjuntak (Sumut) dan Selviah Pertiwi (Jabar)/FB
Pertandingan wushu antara Rosalina Simanjuntak (Sumut) dan Selviah Pertiwi (Jabar)/FB

Walau angka di papan skor sudah menunjukkan kemenangan bagi Rosalina Simanjuntak, nyatanya pewushu asal Sumut itu belum juga diberi medali emas. 

Penangguhan kemenangan Rosalina ini lantaran Tim Jabar tidak menerima kemenangan atlet Simalungun itu atas pewushu tuan rumah Selviah Pertiwi 2-1 di ajang PON XIX.

Bahkan, protes tuan rumah itu mengakibatkan keributan. Ketua Pengprov Wushu Jabar Edwin Sanjaya yang merangkap Ketua Panpel bahkan sempat menantang dewan juri "duel" di atas matras.

Kerusuhan pun tak terhindarkan, sehingga pertandingan sempat terhenti sekitar 1,5 jam.

[LIHAT VIDEO: Begini Kerusuhan Cabang Wushu yang Dimenangi Boru Juntak]

Kerusuhan di final wushu PON XIX Jabar/FB

Menanggapi persoalan ini, Manajer tim wushu Sumut, Darsen Song, meminta KONI Sumut mengawal keputusan dewan hakim soal medali emas untuk Rosalina.

"Saya merasa ikut tersakiti jika keputusan awal memenangkan Rosalina atas Selviah Pratiwi asal Jabar di final Sanda Kelas 52kg putri, bisa berubah karena adanya protes dengan cara yang sangat, sangat berlebihan,” kata Darsen di Bandung kemarin.

Darsen juga menyayangkan tindakan Edwin Sanjaya selaku ketua panitia pelaksana pertandingan wushu PON XIX yang melakukan protes masuk ke tempat pertandingan dan menantang juri berkelahi serta memprovokasi pendukung Tim Jawa Barat.

"Saya sangat menyayangkan tindakan yang kurang terpuji dari ketua panpel. Protes kan ada prosedurnya. Coba kita balikkan ke kubu Jabar, jika atletnya sudah menang, lantas mendapat protes lalu dinyatakan kalah, mereka mau nggak," katanya.

Dengan raut muka kecewa, Rosalina Simanjuntak (tengah) berpose bersama pelatih dan ofisial/FB

Sementara itu, Rosalina sendiri hanya bisa meneteskan air mata melihat rekan-rekannya naik ke atas panggung menerima pengalungan mendali.

Bahkan, Boru Juntak itu terus saja menangis meski rekan-rekannya. Ofisial bahkan Gubernur Sumut Erry Nurradi membujuknya agar bersabar.

"Kenapa harus ada tuan rumah. Apakah setiap tuan rumah harus diuntungkan,” keluh Rosalina.