Bertiket Ekonomi, Ucok Ngamuk Ingin Duduk di Pesawat Kelas Bisnis

Maruli Simarmata | Sabtu, 17 September 2016 08:09:05

Ilustrasi pesawat
Ilustrasi pesawat

Ceritanya…..

Sebuah pesawat Medan-Jakarta bersiap akan take-off, tapi tertunda gara-gara Ucok, yang baru pertama kali naik pesawat.

Dengan tiket ekonomi, Ucok ngotot ingin duduk di kelas bisnis di depan.

Asiong (pemilik kursi bisnis): “Maaf Pak… Ini kursi saya.”

Ucok : “Anda siapa…?”

Asiong : “Saya penumpang yang duduk di sini Pak!”

Ucok : “Penumpang…? Saya juga, sama-sama bayar…! Sama-sama penumpang, kenapa kau mau ngatur-ngatur saya?”

Tidak mau ribut, Asiong lalu lapor ke pramugari.

Pramugari: “Maaf Pak Ucok…dari tiket bapak mestinya Bapak duduk di belakang.”

Ucok: “Anda siapa?”

Pramugari: “Saya pramugari…”

Ucok : “Pramugari itu apa?”

Pramugari: “Pramugari itu yang melayani penumpang.”

Ucok: “Bah… pelayan rupanya kau!!! Saya kira siapa tadi, udah lah kau urus aja kerjaan kau, nggak usah ngatur-ngatur saya. Pokoknya saya tetap duduk di sini. Anda mau apa…??!!”

Kehabisan akal, pramugari pun memanggil pilot.

Pilot:” Maaf pak, mestinya bapak duduk di belakang…!!”

Ucok: “Siapa pula Anda?”

Pilot: “Saya pilot pak!”

Ucok: “Pilot itu apa?”

Pilot: “Pilot itu yang mengemudikan pesawat ini.”

Ucok: “Bahhh yang tadi pelayan, sekarang sopir…? Saya kira Anda siapa, berpakaian kayak DLLAJ, pake topi, ternyata cuma sopir. Pokoknya saya tetap disini. Mau apa Anda? Bikin kesal saya saja”.

Bonar, orang Batak yang baru masuk pesawat mendengar ribut-ribut bertanya pada pilot. Kemudian dia manggut-manggut dan minta waktu 5 menit pada pilot untuk dapat bicara pada Ucok. 

Kemudian Bonar duduk disebelah Ucok, sambil mengobrol. Tiga menit kemudian, Ucok tiba-tiba bangkit sambil ngomel-ngomel.

Ucok pun pindah ke belakang. Pilot merasa takjub, dia lalu bertanya pada Bonar.

Pilot: “Apa sih yang Bapak bicarakan, kok tiba-tiba dia bisa pindah kursi?”

Bonar: “Aku bilang “lae mau kemana?”

Dia jawab “ke Jakarta”, terus Aku bilang “Lae, duduknya salah, kalau ke Jakarta, duduknya di belakang, yang di depan ini turunnya di Samosir…!!!” 

(Diambil dari pesan berantai di media sosial, cerita ini jelas hanya rekaan demi tujuan humor belaka. Tidak ada maksud untuk mendiskreditkan pihak tertentu)

 

SPONSORED
loading...