Banjir Rob dan Limbah Busuk Rendam Kantor Pemerintahan di Medan

Jordan Silaban | Senin, 06 Juni 2016 06:06:03

Ilustrasi banjir/blogspot
Ilustrasi banjir/blogspot

Banjir rob yang melanda Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, juga merendam sejumlah kantor pemerintahan. 

Salah satunya adalah kantor Kecamatan Medan Belawan sendiri yang berlokasi di Gang 14 Jalan Selebes di kota itu, Minggu (6/6) sore.

Tidak hanya air laut, limbah busuk yang dibawa pasang juga ikut membuat kantor kecamatan terlihat kumuh.

"Berbagai jenis kotoran yang dibawa air laut pasang masuk ke halaman kantor pemerintahan di wilayah kecamatan tersebut, sehingga beberapa pegawai di institusi pemerintah itu terpaksa membersihkannya," ujar seorang warga Belawan, Amri (55) di lokasi banjir, seperti dikutip Antara.

Air pasang itu, menurut dia, juga menggenangi sebagian ruangan di kantor Camat Medan Belawan pada Sabtu (4/6) sore.

"Ini benar-benar mengejutkan, dan selama ini tidak pernah terjadi banjir air pasang di kota perdagangan dan pergudangan itu, masuk ke kantor Camat Medan Belawan," ujar Amri.

Ia menjelaskan, selain itu, enam kantor Kelurahan yang terdapat di Kecamatan Medan Belawan, juga digenangi air limbah dari banjir laut pasang tersebut.

Keenam kelurahan itu, yakni Kelurahan Belawan I, Kelurahan Belawan II, Kelurahan Belawan Bahagia, Kelurahan Belawan Bahari, Kelurahan Belawan Sicanang dan Kelurahan Bagan Deli. 

Banjir laut pasang yang terjadi pada setiap tahun itu, harus dapat diantisipasi Pemkot Medan dan Pemprov Sumut, dan dikhawatirkan lebih besar lagi.

Pencegahan  yaitu dengan cara membeton daerah pinggiran pantai di Belawan, agar air pasang tersebut tidak begitu mudah merembes ke daerah perkotaan.

Bahkan, dalam satu bulan ini terjadi dua kali banjir laut pasang, yakni hari ke-15 dan hari ke-30 artinya terjadinya banjir pada bulan saat gelap dan bulan dalam keadaan terang.

"Banjir air laut ini, diperkirakan bisa saja terjadi selama bulan Puasa dan berakhir menjelang Idul Fitri," kata warga Jalan Selebes Belawan.

Sebelumnya, banjir rob atau banjir laut pasang yang terjadi di Belawan, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu sore (4/6) merendam ribuan rumah warga di 6 kelurahan di kota itu, namun tidak ada korban jiwa, dan mengalami luka-luka.

"Banjir yang melanda Belawan itu, kedalamannya bervariasi ada yang 1 hingga 2 meter merendam pemukiman penduduk," ujar salah seorang warga Kelurahan Belawan Bahari, Pendi Pohan (54) yang dihubungi dari Medan.

Banjir laut pasang Belawan ini, menurut dia, baru pertama kali ini mencapai 2 meter, dan hal sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat Belawan yang tinggal di pinggiran laut.

Ia menjelaskan, banjir laut pasang itu, tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga kantor pemerintahan seperti kantor Kelurahan dan Kecamatan.

Sejumlah lokasi yang digenangi banjir itu, yakni Ruko di kawasan Jalan Veteran Kelurahan Belawan I sedalam 1 meter dan airnya masuk kedalam rumah-rumah warga yang selama ini dijadikan tempat usaha.

Kemudian, Jalan Veteran, Jalan Sumatera, Jalan Simalungun direndam banjir pasang sedalam 1 meter, sehingga warga menjadi resah dan takut barang jualan mereka menjadi rusak.

"Air laut pasang juga merendam 6 Kelurahan yang ada di Belawan seperti Kelurahan Belawan I, Kelurahan Belawan II, Kelurahan Belawan Bahagia, Kelurahan Belawan Bahari, Kelurahan Belawan Sicanang dan Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan," katanya.