Anak-anak Pengungsi Sinabung Butuh ‘Bapak Angkat'

Jordan Silaban | Jumat, 11 November 2016 11:11:22

Anak-anak pengungsi Sinabung/antara
Anak-anak pengungsi Sinabung/antara

Anak-anak pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memerlukan sosok 'bapak angkat' untuk melepaskan mereka dari keterikatan tinggal di posko-posko pengungsian.

Hal ini disampaikan Bupati Simalungun JR Saragih saat berkunjung ke Posko GBKP Kabanjahe, Karo, Rabu (10/11).

"Jangan sampai mereka berlama-lama tinggal di pengungsian, karena bisa berdampak tidak baik," kata JR.

Ketua Partai Demokrat Sumatera Utara itu menilai, bentuk bantuan berupa bahan-bahan makanan dan lainnya tidak menyelesaikan masalah yang dihadapi para pengungsi, tetapi diperlukan tindakan nyata.

JR mencontohkan, anak-anak pengungsi ‘diadopsi' oleh orang-orang yang mampu untuk dibiayai pendidikan sampai ke jenjang tinggi, sehingga mereka tidak putus sekolah dan juga memiliki lingkungan yang lebih baik.

"Seperti disekolahkan yang memiliki asrama," sebut JR.

Ketua Yayasan SMA Plus Efarina dan SMK Plus Kesehatan Efarina di Saribudolok, Kabupaten Simalungun itu menyatakan kesiapan untuk menampung anak-anak pengungsi yang tamat SMP untuk melanjutkan pendidikan SMA.

Bahkan JR memberikan kesempatan kepada 10 anak-anak pengungsi yang tidak bisa melanjutkan kuliah, karena ketidakmampuan orang tua untuk melanjutkan studi di Universitas Efarina.

SPONSORED
loading...