Aktivis Tano Batak Jeffar Lumban Gaol Berpulang

Laurencius Simanjuntak | Kamis, 12 Januari 2017 16:01:19

Jeffar Lumban Gaol/FB
Jeffar Lumban Gaol/FB

Jeffar Lumban Gaol yang dikenal sebagai aktivis Tano Batak berpulang. Staf Infokom Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) berusia 52 tahun ini mengembuskan nafas terakhir di RS UKI Jakarta, Kamis (12/1) pukul 11.27 Wib.

“Dia sakit stroke, ada pembengkakan di jantung dan syaraf gak bekerja. Langsung koma tadi malam,” kata Sekjen AMAN, Abdon Nababan, saat dihubungi batakgaul.com.

Abdon bercerita, semalam Jeffar sebenarnya masih menghadiri acara di rumah seniman Dolorosa Sinaga di bilangan Jakarta Timur. 

“Tapi habis makan, dia muntah-muntah, langsung koma,” kata Abdon.

(BACA: Suryati Simanjuntak, Separuh Hidup untuk Tano Batak)

Di AMAN, Jeffar bertugas mengurus masalah publikasi. “Dia juga mendidik anak-anak muda komunitas adat agar menulis dengan baik,” ujar Abdon.

“Pengabdiannya luar biasa, karena dia bekerja tidak melihat penugasan,” ujarnya.

Tidak hanya menulis, Jeffar juga dikenal pandai bermusik dan mencipta lagu.

Salah satu lagu ciptaannya yang paling dikenal adalah ‘Tu Tele’, bercerita tentang petani kemenyan di Kabupaten Humbang Hasundutan yang berjuang mempertahankan tanah adatnya melawan perusahaan swasta.

(BACA: Hutan Adat Diakui Negara, Masyarakat Batak Humbahas Ulosi Jokowi)

“Dia memang lulusan IKJ. Sejak muda hobinya mencipta lagu-lagu tentang gerakan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Jeffar meninggalkan seorang istri dan seorang putri. Jenazahnya kini disemayamkan di Rumah AMAN di Tebet sebelum dipulangkan oleh keluarga ke tanah leluhurnya di Huta Paung, Pollung, Humbang Hasundutan. 

"Teman-teman yang ingin melayat silakan datang di rumah duka di Rumah AMAN Tebet, Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.11A, Jakarta Selatan,” ujar Abdon.

SPONSORED
loading...