6 Kali Juara di Australia, Letda Poltak Siahaan Dihadiahi Rumah

Coky Simanjuntak | Kamis, 26 Mei 2016 09:05:32

Letda Poltak Siahaan menembak/Facebook AASAM 2016
Letda Poltak Siahaan menembak/Facebook AASAM 2016

Nama Letda (Inf) Poltak Siahaan bersinar dalam ajang Australian Army Skill and Arms Meeting (AASAM) 2016 di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.

Bagaimana tidak, tentara halak hita ini menjadi peraih medali terbanyak dalam kejuaraan menembak antar-angkatan darat dari 18 negara tersebut.

Tulang Poltak berhasil menyumbang 6 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu bagi kontingen petembak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Enam medali emas itu menunjukkan Poltak enam kali juara dari enam nomor menembak.

Berkat kontribusi Prajurit Divisi Infanteri 1 Kostrad ini, TNI AD juga menjadi juara umum untuk kesembilan kali secara berturut-turut, dengan perolehan 23 medali emas, 14 perak, dan 7 perunggu dari 50 mata lomba yang digelar.

Atas prestasi ini, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Mulyono memberikan bonus untuk semua anggota kontingen Indonesia sebesar Rp 500 juta. Namun, khusus untuk Letda Poltak Siahaan, KSAD menambahkan hadiah sebuah rumah tipe 45.

”Semoga apresiasi ini bisa memacu semangat personel TNI lain, pengobat olahraga bangsa di tengah minimnya prestasi kita di kancah internasional," tutur Mulyono di Markas Besar TNI AD, kemarin.

"Sekaligus  menepis opini negatif dari pihak-pihak tertentu yang meragukan tingkat profesionalisme prajurit TNI AD.” 

Letda Poltak Siahaan memamerkan medali/Facebook AASAM 2016

Usai menjadi juara dalam sejumlah nomor menembak, Poltak menyatakan kegembiraan atas prestasi yang dia dapat.

“Saya sangat senang bisa menjuarai kompetisi AASAM tahun 2016 ini,” ujar Poltak selepas diarak dengan tandu sebagai salah satu bagian dari tradisi kemenangan di AASAM.

(BACA: Foto-foto Letda Poltak Siahaan Juara Lomba Menembak di Australia)

AASAM 2016 yang diselenggarakan Royal Australian Army tahun ini diikuti 20 kontingen dari 18 negara. Kompetisi kali ini dinilai lebih ketat sehingga perolehan medali emas Indonesia turun dari 30 medali tahun 2015 menjadi 23 medali tahun ini.

Sementara di posisi kedua diraih oleh tim dari Tiongkok yang memperoleh 9 emas 15 perak 4 perunggu. Sedangkan tuan rumah Australia, hanya menempati posisi keempat dengan raihan medali sebanyak 4 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

 

SPONSORED
loading...