43 Warga Sibabangun Keracunan 'Itak-itak' saat 'Mamongoti Jabu'

Coky Simanjuntak | Kamis, 28 April 2016 16:04:56

Itak-itak/blogspot
Itak-itak/blogspot

Acara memasuki rumah baru (mamongoti jabu) di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, berujung kacau balau. Sebab, sebanyak 43 warga diduga keracunan Itak-itak, makanan khas Batak berbahan beras dan kelapa mentah.

Menurut Kapolsek Sibabangun, AKP Sofyan, 43 orang warga Sibabangun yang merasa pusing dan lemas usai memakan Itak-itak langsung dievakuasi ke Puskesmas dan RSUD Pandan.

"Benar kita masih selidiki penyebab keracunannya dan kondisi ke 43 korban dalam keadaan pusing, muntah-muntah. Dan sudah dirawat di sejumlah Puskesmas dan ada ke Rumah Sakit Pandan," kata Sofyan, seperti dilansir Antara, semalam.

Agus Pardede, salah seorang kerabat korban mengatakan, peristiwa keracunan diketahui usai para hadirin mengaku pusing-pusing setelah mengonsumsi Itak-itak.

"Tadi kira-kira jam sebelas, warga makan Itak-itak di rumah Roy Pane, karena dia lagi syukuran memasuki rumah baru. Usai makan itak-itak, mereka langsung pusing-pusing dan muntah-muntah termasuk yang punya rumah Roy Pane ikut keracunan juga," ujar Agus Pardede.

Sementara itu Direktur RSUD Pandan, dr Sempata Kaban yang dikonfirmasi menjelaskan, jumlah pasien yang dirawat di RSUD Pandan sebanyak 15 orang. Semua dalam kondisi lemas dan muntah-muntah.

Sisanya dirawat di Puskesmas dan sebagian sudah ada yang pulang. Sedangkan pertolongan yang sudah diberikan berupa perawatan dan infus.

"Jadi Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah sudah turun ke TKP, dan sampel makanan sudah dikirim ke Medan untuk diperiksa. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari laboratorium," katanya.

Untuk diketahui, Itak-itak adalah panganan asal Batak yang terbuat dari tepung dan kelapa mentah. Jenis panganan ini hampir sama dengan Ombus-ombus, hanya saja Ombus-ombus dibungkus daun dan dikukus lebih dahulu.