Martandang, Cara ‘PDKT' Orang Batak yang Laki Banget!

Chandra Siagian | Kamis, 22 Desember 2016 10:12:33

Ilustrasi Martandang/ Demi Ucok (2013)
Ilustrasi Martandang/ Demi Ucok (2013)

Untuk membuktikan kalau wanita itu benar-benar menerima cintanya, si  lelaki biasanya langsung marhuling-hulingan (nembak). Iya dong, bagaimana pun cinta butuh kejelasan ces…..

Tidak semua wanita memang mau menerima kedatangan si pria ke rumahnya. Apalagi, kalau sejak awal si wanita sudah tidak suka dengan pria tersebut.

Dalam Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba (1986), Vergouwen mengatakan, kalau penolakan martandang terjadi, si wanita biasanya bakal dimarahi bapak-mamaknya karena tidak membukakan pintu kepada si lelaki yang diketahui datang tanpa niat buruk.

Sebaliknya, bagi pemuda yang sudah ditolak cintanya namun tetap memaksa, dia akan diberi hukuman menebus dosa, karena bagi orang batak ‘tidak berarti tidak’. Lebih enak pahit di depan, ketimbang di belakang kan…..

Nah, begitulah cara ompu-ompu na jolo PDKT. Jadi bagi kalian Anak Ni Raja beranilah untuk datang ke rumah Boru Ni Raja. Jangan beraninya cuma chatting atau ngajak ketemu di luar. Asal kalian tahu, ditolak itu biasa, menjadi gentleman itu luar biasa….

Untuk Boru Ni Raja, seperti apapun si lelaki itu, terimalah kalau dia martandang. Kalau pun kalian tidak suka, tolaklah baik-baik. Jangan cuma kau gantung perasaan si lelaki itu…. :D