4 Pernikahan yang Dilarang dalam Batak Toba

Ester Napitupulu | Minggu, 17 April 2016 01:04:00

Pernikahan Terlarang. Batakgaul.com
Pernikahan Terlarang. Batakgaul.com

Banyak yang bilang pernikahan adat Batak Toba itu rumit. Sebab, banyak persyaratan yang harus dilalui sebelum akhirnya bisa sampai ke pelaminan.

Anggapan itu bisa benar, tapi juga sangat bisa salah. Benar karena memang ada sejumlah persyaratan yang harus dipatuhi, namun tidak juga rumit kalau dijalani dengan senang hati, sebagai bentuk penghormatan terhadap adat.

Pernikahan dalam adat Batak adalah pernikahan dengan orang di luar marganya (eksogami). Oleh karena itu, larangan keras pernikahan sesama marga adalah prinsip utama dalam pernikahan adat Batak.

Sedangkan, pernikahan yang ideal adalah antara anak laki-laki dengan boru ni tulang, atau putri tulang (saudara laki-laki ibu). Hubungan ini biasa juga disebut pariban.

Kalau kalian masih ingat, hubungan ini seperti hubungan Nella Regar dan Cok Simbara dalam sinetron ‘Pariban dari Bandung’ yang tayang tahun 1990-an.

Tapi di samping yang ideal, ternyata lebih banyak hubungan yang dilarang dalam adat Batak Toba. Jika pernikahan yang terlarang ini terjadi, maka disebut marsumbang (incest).

Berikut pernikahan-pernikahan yang dilarang dalam adat Batak Toba: