4 Perkawinan Menyimpang Menurut Adat Batak Toba

Coky Simanjuntak | Rabu, 25 Mei 2016 14:05:48

Ilustrasi perkawinan/sabtastic.deviantart.com
Ilustrasi perkawinan/sabtastic.deviantart.com

Orang Batak Toba hanya mengenal satu jenis pewakinan menurut adat, yakni mangoli. Perkawinan ini sah menurut prosedur adat karena melibatkan semua pihak dalam relasi dalihan natolu (dongan sabutuha, hula-hula dan boru).

Mangoli ini terdiri dari beberapa fase. Salah satu fase puncak adalah marunjuk atau pesta adat perkawinan itu sendiri. Biasanya dilakukan di gedung atau di halaman depan rumah pihak laki-laki.

Nah, di luar perkawinan yang sah secara adat, pasangan Batak Toba juga banyak melakukan perkawinan di luar adat. Karena tidak mengikuti tata adat yang mengandung nilai-nilai luhur, maka perkawinan di luar adat disebut menyimpang.

Berikut 4 perkawinan menyimpang menurut adat Batak Toba:

SPONSORED
loading...