Setiap Gelar Acara Wisata Danau Toba, Pemkab Diberi Rp 100 Juta!

Laurencius Simanjuntak | Jumat, 16 September 2016 20:09:36

Penari 5 Puak Batak di Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba/batakgaul
Penari 5 Puak Batak di Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba/batakgaul

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjanjikan mengalokasikan dana Rp 100 juta untuk setiap pemerintah kabupaten di sekitar Danau Toba yang membuat kegiatan pariwisata.

"Alokasi dana itu sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kuat Pemprov Sumut untuk pemerintah kabupaten yang melakukan gerakan mempromosikan Danau Toba," ujar Gubernur Sumut H T Erry Nuradi di Medan, Kamis.

Promosi Danau Toba perlu terus dilakukan memperkuat dukungan besar pemerintah pusat atas objek wisata itu dengan menjadikan kawasan Danau Toba itu sebagai satu dari 10 daerah tujuan wisata utama di Indonesia.

Kesenian Batak Simalungun/batakgaul

Dukungan kuat dinilai semakin diperlukan mengingat pada 2019 Sumut ditargetkan mendapatkan kedatangan satu juta wisatawan mancanegara atau wisman dari sekarang yang hanya sekitar 230 ribu orang.

"Jadi memang perlu kerja keras untuk mendapatkan wisman seperti yang ditargetkan. Pemprov Sumut sangat berharap Danau Toba semakin dikenal sehingga mendatangkan wisatawan yang banyak yang pada akhirnya menggerakkan perekonomian Sumut," katanya.

(BACA: Desa Wisata & Makanan Halal di Danau Toba Bisa Tarik Banyak Turis)

Pemprov Sumut, ujar Erry, berharap objek wisata bisa menghasilkan devisa untuk memperkuat kegiatan ekspor yang dewasa ini tren menurun dampak krisis global.

Data Bada Pusat Statistik (BPS) Sumut, katanya, menunjukkan, dari jumlah kunjungan wisman ke Sumut yang mencapai 229.288 orang pada tahun 2015, sebesar 27 persen di antaranya menyinggahi Danau Toba.

Putaran Rp 246 M

Dengan rata-rata lama kunjungan dua hari, perputaran uang di kawasan itu berkisar Rp 246 miliar.

"Data itu menunjukkan masih besarnya potensi pariwisata untuk menggerakkan perekonomian Sumut," ujar Erry.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, mengaku mengapresiasi rencana dukungan pendanaan Pemprov Sumut itu.

"Samosir sendiri memang terus melakukan berbagai kegiatan untuk menarik minat kunjungan wisman. Jadi memang perlu dukungan dana mengingat dana APBD Samosir yang terbatas," katanya.

Dia menyebutkan, salah satu yang sudah menjadi agenda tetap pariwisata Samosir adalah lomba maraton.

(BACA: Demi Wisata Danau Toba, 2 Jalan Tol Ini Dibangun Jokowi)

Tahun ini, misalnya, kata dia, sudah sebanyak 16 negara ikut menjadi peserta lomba maraton Samosir Lake Toba Ultra yang digelar 17 September 2016.

Samosir Lake Toba Ultra 2016 yang memperlombakan empat kategori 50 K, 20 K, 10 K dan 5 K dengan masing-masing batas waktu 9 jam, 4,5 jam, 2, 5 jam dan 1,5 jam itu diharapkan bisa semakin mendorong jumlah wisman yang datang ke Samosir.

SPONSORED
loading...