Rumah Adat Batak Jadi 'Homestay' Wisatawan di Festival Danau Toba

Ester Napitupulu | Selasa, 06 September 2016 06:09:17

Ilustrasi Rumah Bolon/panduanrumah.com
Ilustrasi Rumah Bolon/panduanrumah.com

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus berupaya mengupayakan akomodasi bagi wisatawan pengunjung Festival Danau Toba 2016.

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, mengakui hotel-hotel di Kota Muara, pusat aktivitas festival, cukup terbatas. Karena itu, pihaknya telah mensosialisasikan warga setempat untuk menjadikan rumahnya sebagai homestay. 

[LIHAT VIDEO: Ini Pesona Danau Toba Dilihat dari Bukit Doa Huta Ginjang]

Saat ini, kata Nikson, telah tersedia 240 homestay. 

"Jadi, kalau ingin melihat rumah-rumah adat Batak yang banyak dan warganya masih menggunakan rumah adat, ya di Muara itu. Kami upayakan nantinya rumah adat itu akan jadi homestay," tutur Nikson.

Poster Festival Danau Toba 2016/Kemenpar

[LIHAT  VIDEO: Indahnya Perjalanan Menyeberang Danau Toba]

Bagi para pengunjung muslim, kata Nikson, tidak perlu khawatir karena nantinya akan disediakan beberapa stan yang menyediakan makanan nasional. Dijamin tidak akan kesulitan untuk mencari makanan halal.

"Nantinya, akan juga hadir masyarakat Batak Tapanuli Utara ini yang merantau. Yang dari Surabaya, Jakarta dan lainnya akan datang ke kampung halamannya ini untuk hadir di FDT 2016," tambah Nikson.