Rimba Ciptaan, ‘Hollywood’ Tano Batak yang Tinggal Kenangan

Ester Napitupulu | Jumat, 11 November 2016 21:11:45

Rimba Ciptaan/Dhev Bakkara
Rimba Ciptaan/Dhev Bakkara

Jika saja tulisan ‘Rimba Ciptaan’ di perbukitan Pulau Samosir masih ada, barangkali ikon tersebut akan jauh lebiih hebat dari Hollywood Sign di Los Angeles, Amerika Serikat sana. 

Sebab, ‘Rimba Ciptaan’ adalah hasil karya dari bahan alami, tidak seperti Hollywood Sign yang terbuat dari material non-alami.

Rimba Ciptaan dibuat Pasukan Siliwangi dari pepohonan pinus hasil reboisasi di Pulau Samosir pada 1950-an atau saat tentara dari Jawa Barat itu melakukan operasi melawan PRRI/Permesta di Sumatera Utara.

Jejeran pohon pinus yang membentuk tulisan 'Rimba Ciptaan’ di Lontung–Ambarita itu bisa terlihat dilihat jelas dari Parapat. Karena jalan lintas Prapat-Medan memang satu-satunya akses yang menghubungkan selatan dengan utara (Trans Sumatera) pada era itu, ‘Rimba Ciptaan’ sangat mencuri perhatian banyak orang.

Hollywood Sign/wikipedia

Para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara banyak yang akhirnya sengaja menghampiri lokasi Rimba Ciptaan dengan menyeberang ke Samosir. Mereka pun kagum dengan hutan buatan yang berbentuk tulisan tersebut.

Namun, kekaguman tersebut kini tinggal kenangan karena Rimba Kenangan perlahan-lahan hilang karena ludes terbakar. 

Entah kapan tepatnya Rimba Ciptaan hilang, namun para pelancong pada 1980-an sudah tidak melihatnya lagi.

Kini lahan tempat ‘Rimba Ciptaan’ berada dulu, juga seakan tidak habis-habisnya terbakar. Terakhir pada 18 September 2016 hutan negara dan ladang masyarakat di Hutan Siulak Hosa menjalar hingga ke lokasi hutan pinus bekas tulisan 'Rimba Ciptaan' yang mencapai 70-80 hektare

SPONSORED
loading...