Petani Ikan di Danau Toba Tolak Peniadaan Keramba

Jordan Silaban | Rabu, 29 Juni 2016 12:06:13

Keramba milik Regal Springs, perusahaan asal Swiss/regalsprings.com
Keramba milik Regal Springs, perusahaan asal Swiss/regalsprings.com

Rencana peniadaan (zero) keramba jaring apung (KJA) di perairan Danau Toba ditolak oleh para petani ikan di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Sebab, menurut para petani, keramba merupakan mata pencaharian mereka. 

"Kami sepakat menolak walau dengan alasan menyambut Badan Otorita Danau Toba atau memajukan pariwisata Danau Toba," kata Jonas Sitanggang, pemilik KJA di Desa Tanjung Bunga, Danau Toba, seperti dikutip Antara, Rabu (29/6).

Menurutnya, Danau Toba bukan semata-mata daerah pariwisata. Kegiatan perikanan juga memiliki arti penting bagi keberlangsungan hidup sebagian masyarakat.

Kehadiran Badan Otorita Danau Toba (BODT), kata Jonas lagi, hendaknya menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar, bukan menjadi pelemahan.

"Jika ada peraturan yang menyangkut KJA, seperti zonasi kami pun siap mematuhinya," katanya pula.

(BACA: Sebelum Jokowi Datang Lagi, Danau Toba Harus Bersih dari Keramba!)

Ikan-ikan di keramba Danau Toba mati/antara

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Samosir Rensus Simanjorang menjelaskan, belum ada keputusan final terkait pembersihan atau peniadaan KJA.

Dia mengakui pada rapat di kantor Kemenko Polhukam keberadaan KJA dibicarakan, tetapi bupati se-kawasan Danau Toba lebih dulu melakukan rapat di daerah masing-masing.

"Intinya pembersihan KJA belum ada keputusan, karena kepala daerah se-kawasan Danau Toba belum melakukan rapat internal dengan SKPD untuk dibawa dalam rapat di kantor Menko Polhulkam," kata Rensus pula.

(BACA: Ratusan Orang Teken Petisi Usir Perusahaan Swiss dari Danau Toba)

Rensus menginformasikan, berdasarkan Perpres Nomor 81 Tahun 2014, Kabupaten Samosir memiliki tiga kecamatan pengendalian atau zonasi KJA, sehingga memberikan peluang bagi warga untuk budi daya ikan.

"Usaha tersebut akan tetap dipantau pemerintah agar petani tidak menambah KJA," kata Rensus lagi.