Perjuangan Napitupulu Sulap Semak Jadi Pantai Indah di Porsea

Alex Siagian | Jumat, 16 Desember 2016 12:12:35

Pantai Pasir Putih, Porsea, Tobasa/batakgaul
Pantai Pasir Putih, Porsea, Tobasa/batakgaul

Pada awalnya pantai di tepi Danau Toba ini adalah semak belukar. Surutnya air danau vulkanis terbesar di dunia ini telah melebarkan wilayah daratan yang langsung ditumbuhi rumput dan tanaman liar.

Adalah Amang Napitupulu (45) yang kemudian mengubah belukar di Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Tobasa itu menjadi pantai pasir putih yang indah pada 2014 silam.

Perjuangan Napitupulu membuka pantai ini berawal dari permintaan orangtua kepadanya agar pulang dari perantauan di Medan dan mengurus tanah milik keluarga di bibir pantai.

Setelah memenuhi permintaan itu, Napitupulu kemudian dengan telaten membersihkan semak belukar yang menutupi daratan.

Tanpa mengharapkan bantuan pemerintah setempat, ia gigih membenahi bibir pantai ini hingga akhirnya ia berhasil menyulap lokasi semak ini menjadi hamparan pasir putih yang menarik perhatian wisatawan. 

Jarak tempuh pantai pasir putih ini juga sangat dekat dari Kota Porsea. Hanya sekira 10 menit perjalanan. Jalan menuju lokasi ini juga terbilang mudah meski belum diaspal. 

Pantai Pasir Putih, Porsea, Tobasa/batakgaul

Saat ini, Napitupulu sudah mendirikan pondok sebagai warung untuk berjualan makanan ringan dan minuman. Tak hanya itu, beberapa tenda sebagai tempat bersantai juga sudah didirikannya.

Namun sayangnya, sebagian bibir pantai kini masih tetap dihuni semak karena tidak diurus. Meski begitu, hasil karya Napitupulu selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik dari Porsea maupun dari luar Porsea. 

Walau ramai pengunjung, Napitupulu tidak pernah meminta tiket atau uang parkir.

"Nggak ada uang parkir atau tiket apapun. Pengunjung bebas masuk kapan saja. Kita hanya mengharapkan dari dagangan saja," sebutnya kepada batakgaul.com saat berkunjung ke lokasi itu, belum lama ini.

Meski menyulap lokasi itu seorang diri, Napitupulu tidak merasa jumawa. Tujuannya secara pribadi hanya satu, yakni ingin mengangkat perekonomian masyarakat melalui dari sektor wisata.

"Dulu nggak ada yang melirik ini. Tapi setelah ini saya bersihkan, harga tanah di sinipun semakin melonjak,” ujarnya.

Sunset di Pantai Pasir Putih, Porsea, Tobasa/batakgaul

Napitupulu sangat berharap pemerintah menaruh perhatian ke pantai pasir putih ini.

"Tapi sampai sekarang, pemerintah belum pernah memberikan bantuan atau pembangunan dalam bentuk apapun ke sini," sebutnya.

Bahkan, lanjut Napitupulu, dia terpaksa merogoh kocek hingga puluhan juta untuk memasukkan listrik ke lokasi indah ini.

"Saya terpaksa beli tiang dan kabel listrik sendiri untuk menyalurkan listrik ke sini. Lumayan juga, sampai juga puluhan juta rupiah," lanjutnya lagi.

Selain menawarkan keindahan hamparan pasir putih dan kejernihan Danau Toba, tempat ini juga menjadi lokasi strategis untuk menikmati sunset.

"Kalau senja, banyak pengunjung yang datang hanya untuk menikmati keindahan sunset di sini. Tapi itu pun kalau beruntung, soalnya kalau cuaca mendung nggak kelihatan. Harus cuaca cerah baru tampak indah,” ujarnya.

SPONSORED
loading...