Pembenihan Ikan di Samosir akan Dipantau Secara 'Online'

Jordan Silaban | Senin, 31 Oktober 2016 21:10:14

Danau Toba dilihat dari Pulau Samosir/batakgaul
Danau Toba dilihat dari Pulau Samosir/batakgaul

Technopark Samosir yang terletak di desa Janji Martahan, kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, mampu menghasilkan benih ikan mas secara signifikan. 

Ke depan, pemantauan suhu dan kualitas air segera dilakukan secara online.

Pusat Penelitian Limnologi sedang melakukan uji coba sistem online monitoring berbasis sistem aplikasi ponsel pintar, Android. 

Sebelum Technopark Samosir berdiri, penyediaan benih ikan di Samosir terkendala oleh beberapa hal. Mulai dari keterbatasan infrastruktur sampai kondisi alam di sekitar Samosir. 

“Yang paling berpengaruh adalah fluktuasi suhu permukaan air antara siang dan malam,” terang Kepala Pusat Penelitian Limnologi LIPI, Fauzan Ali, di Samosir, kemarin.

Menurut Fauzan perbedaan suhu permukaan air kolam antara siang dan malam di Samosir bisa mencapai 11 derajat celcius. 

“Idealnya perbedaan suhu tak lebih dari 5 derajat celcius karena jika lebih dari itu akan berpengaruh ke proses pembenihan,” terangnya.

Pihaknya lalu membangun kubah untuk menutup kolam pembenihan. Kubah ini menggunakan bahan polycarbonat dan ditopang dengan rangka baja. 

“Prinsip kubah ini adalah memanen panas. Kubah ini akan menghangatkan air kolam di siang hari dan menyimpan panas saat malam sehingga suhu permukaan air kolam lebih stabil,” paparnya. 

Selain itu, desain kubah juga dirancang agar tahan dari terpaan angin kencang yang kerap melanda kawasan perbukitan Janji Martahan.

 Kini, Technopark bisa menghasilkan benih ikan sampai 2,4 juta ekor. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya 10 ribu ekor per tahun.

SPONSORED
loading...