Opera Musikal Batak ’Toba Prayers' Digelar di Jakarta 25 November

Coky Simanjuntak | Jumat, 04 November 2016 13:11:14

Poster 'Toba Prayers'/FB
Poster 'Toba Prayers'/FB

Guna menggugah kepedulian akan budaya Batak, khususnya bagi halak hita yang ada di Jakarta, Sanggar Seni Budaya Lusido Ajibata bakal menggelar opera musikal Batak.

Opera yang bertajuk 'Toba Prayers, 5 Etnik Batak’ ini akan digelar di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 25 November 2016 mendatang. 

Konsep opera musikal yang digagas Rismon Raja Mangatur Sirait ini akan menampilkan kembali nilai budaya masyarakat kawasan Danau Toba seperti Tor-tor, Gondang, Opera Batak, Andung-andung Batak, desain baju yang terbuat dari Ulos dan paduan suara serta keadaan lingkungan sekitar Danau Toba.

Pertunjukan ini semakin penting karena pariwisata Danau Toba telah ditetapkan pemerintah menjadi salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas.

“Koreografi Tortor Sipitu Cawan garapan saya yang terbaru belum pernah ditampilkan selain seni budaya Batak lainnya," ujar Rismon Raja Mangatur Sirait saat konfrensi pers yang didampingi panitia pelaksana, belum lama ini.

(BACA: Opera Batak: Kala Danau Toba Merana dan Naposo Cuma Berfoya-foya)

Panitia Pelaksana 'Toba Prayers'/istimewa

Rismon melanjutkan, melalui opera Musikal Batak, dia ingin memotivasi masyarakat Batak di Jakarta untuk mencintai budaya sendiri dan mengembangkannya untuk kemajuan pariwisata Danau Toba.

Tua Sirait berharap opera musikal ini mampu menjadi media yang mempersatukan dan mempererat suku Batak dengan menampilkan tampilan aneka ragam Seni Budaya Lima Etnik Batak sekaligus mendorong para pemimpin di kawasan Danau Toba bekerjasama dan bergandengan tangan. 

“Ini sekaligus memotivasi dalam membangun kembali Danau Toba. Selama ini cukup banyak kegiatan yang telah dilakukan dalam menggairahkan pariwisata Danau Toba, namun belum cukup membangkitkan kesan yang baik tentang pariwisata Danau Toba,” ujar Tua Sirait.

Keliling Daerah

Sementara Daniel Panjaitan sebagai penasihat panitia menambahkan, pertunjukkan drama musikal 5 Etnik 1 Batak akan digelar keliling daerah, seperti di Balikpapan, Batam dan Parapat, Danau Toba.

“Melalui Opera Musikal Batak ini kita turut mendukung program pemerintah Indonesia menjadikan Danau Toba sebagai salah satu daerah destinasi pariwisata Indonesia,” katanya.

Latihan Tari Sipitu Cawan/FB

Selain itu, pihaknya mendukung sepenuhnya program pemerintah khususnya Provinsi Sumatera Utara dan tujuh kabupaten kawasan Danau Toba untuk mengembangkan dan memajukan pariwisata di danau vulkanis terbesar di dunia itu, serta mendukung Badan Otorita Danau Toba melalui pelestarian Seni Budaya Batak.

"Menggairahkan kembali dan daya tarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Danau Toba seperti di era tahun 80-an. Melalui seni dan budaya jika dikelola secara profesional diharapkan mampu untuk kembali menggairahkan tingkat kunjungan wisatawan ke Danau Toba," imbuhnya. 

"Artinya bagaimana mendorong kreativitas generasi muda untuk berkarya dan mencintai budaya sendiri".

Pergelaran Opera Musikal Batak 'Toba Prayers-5 Etnik Batak’ akan melibatkan 150 seniman, dan didukung Trio R& B, Trio Style Voice, Amigos Trio, Alex Hutajulu dan Novita Dewi, Tio Fanta Pinem, lawak Obama, Sanggar Budaya Lusido, dan Tongam Sirait.