Mengantar ‘Pelean’ ke Penghuni Tao Toba di Festival Pasir Putih

Alex Zetro Siagian | Senin, 27 Maret 2017 09:03:26

Marjalut di Festival Pasir Putih/alex
Marjalut di Festival Pasir Putih/alex

Daging ayam jantan, sagu-sagu, mentimun, daging kambing dan ihan Batak ditaruh di atas meja. Semua sesajen (pelean) itu dihiasi janur. 

Sebelum menyampaikan sesajen tersebut kepada penghuni Danau Toba, pemuka adat terlebih dahulu meminta 'gondang pangelek' kepada partaganing (pemain taganing). 

Pemimpin ritual berdiri pada barisan paling depan. Diikuti para pemuka adat, para pejabat dan di barisan paling belakang diisi oleh para pelajar yang berpakaian ulos.

Demikian prosesi ritual budaya Marjalut, yang ditampilkan dalam Festival Pasir Putih, di Pantai Pasir Putih, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (25/3). 

Atraksi budaya Marjalut di Festival Pasir Putih/alex

Atraksi budaya yang merupakan pembuka Horas Samosir Fiesta 2017 ini dihadiri sejumlah pejabat sepeti Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Direktur Pemasaran Badan Otorita Danau Toba, Basar Simanjuntak.

Luhut Situngkir, tokoh adat yang bertindak sebagai Parsinabung/Raja Parhata (pembicara) menyebutkan, ritual ini merupakan kegiatan penyampaian pelean kepada penghuni dan pemilik Danau toba.

Siapa saja penghuni Danau Toba menurutnya?