Maruarar Sirait: Saya Bangga pada Keluarga Sidabutar di Samosir

Laurencius Simanjuntak | Minggu, 28 Agustus 2016 08:08:19

Maruarar Sirait dan istri saat Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016/batakgaul
Maruarar Sirait dan istri saat Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016/batakgaul

Politikus PDI Perjuangan asal Sumut, Maruarar Sirait, sangat berterima kasih kepada keluarga Sidabutar di Samosir, Sumatera Utara, yang telah memberikan ratusan hektar lahannya untuk kebun raya di pulau tengah Danau Toba itu. 

Di lahan itu juga Presiden Jokowi pekan lalu memulai penanaman satu juta pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan Samosir.

“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada  Raja Sidabutar di Samosir yang telah merelakan tanahnya demi kelestarian lingkungan di Samosir,” kata Maruarar kepada wartawan, Sabtu (28/8).

(BACA: 4 Sejarah Dicetak Presiden Jokowi di Tano Batak)

Ara, sapaan akrabnya, mengatakan sangat menghormati Keluarga Sidabutar, terlebih mereka merupakan  'hula-hula’ dari keluarganya.

"Ibu saya boru Sidabutar dari Tomok. Saya bangga dengan keluarga Sidabutar," ujar putra sulung politikus senior Sabam Sirait ini.

Anggota DPR ini juga memberikan mengapresiasi kepada Jokowi karena sang presiden tidak hanya melakukan pembangunan fisik, namun juga ikut memerhatikan kelestarian lingkungan di Tano Batak.

“Satu juta pohon yang ditanam Pak Jokowi itu real, satu juta ya satu juta, tidak boleh kurang. Pak Jokowi sendiri yang akan mengeceknya nanti,” kata Ara mengingatkan.

(BACA: Maruarar Sirait: Danau Toba Harus Maju!)

Maruarar Sirait dan Presiden Jokowi di salah satu hotel di Parapat/istimewa

Politikus kelahiran Medan 46 tahun silam ini juga memuji langkah Presiden Jokowi dalam memajukan pariwisata Danau Toba dan sekitarnya. Menurut Ara, langkah kepala pemerintahan sudah sangat komprehensif.

“Pembangunan infrastruktur dikebut, pembangunan SDM dilakukan, pendekatan kepada masyarakat  lewat adat dan tradisi juga sangat humanis,” puji Ara.

(BACA: Mengenal 'Talitali', Penutup Kepala Batak Seperti Dipakai Jokowi)

Dia juga memuji tujuh kepala daerah sekitar Danau Toba yang telah kompak memajukan destinasi wisata tersebut. Hanya saja dia mengingatkan, pembangunan sumber daya manusia jangan sampai ketinggalan dengan pembangunan fisik yang tengah dikebut pemerintah pusat.

“Jangan ada gap antara pembangunan infrastruktur yang cepat dan pembangunan SDM,” harapnya.