Diduga Hina Jokowi Pakai Adat Batak, 2 Facebooker Dipolisikan

Ester Napitupulu | Kamis, 25 Agustus 2016 08:08:55

Presiden Jokowi dan Ibu Negara dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba/batakgaul
Presiden Jokowi dan Ibu Negara dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba/batakgaul

Kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi lewat media sosial kembali terjadi. Kali diduga dilakukan dua Facebooker, dengan nama akun Nunik Wulandari II dan Andi Redani Putribangsa.

Kedua pemilik akun Facebook tersebut dilaporkan oleh pengacara Lamsiang Sitompul ke Polda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (22/8).

Menurut bukti surat pelaporan STTLP/1094/VII/2016/SPKT III yang beredar luas di media sosial, Lamsiang melaporkan dua netizen tersebut karena diduga menghina Presiden Jokowi yang memakai pakaian adat Batak pada Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Tobas 2016 di Balige, Tobasa, 21 Agustus lalu.

Surat laporan polisi/Facebook

Adapun pasal yang digunakan untuk menjerat dua Facebooker tersebut adalah Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Saya laporkan kerugian moril yang dialami komunitas Suku Batak karena merasa dipermalukan, direndahkan, dihina harkat dan martabat, serta harga diri menjadi tercemar,” kata Lamsiang kepada wartawan.

"Dasar saya melaporkan sebagai orang Batak yang merasa terhina dengan hinaan yang dilakukan pelaku terhadap Presiden dengan pakaian kebesaran Suku Batak,” terangnya.