Danau 'Siluman Ular Putih' di China Jadi Contoh Danau Toba

Ester Napitupulu | Kamis, 13 Oktober 2016 21:10:58

Danau Xi Hu/chinatravelca.com
Danau Xi Hu/chinatravelca.com

Demi mengembangkan wisata Danau Toba, pemerintah sampai belajar ke Kota Hangzhou, China. Di kota itu memang terdapat Danau Barat yang sangat terkenal di dunia.

Kota danau itu dikelilingi pegunungan, pepohonan hijau dan banyak atraksi pariwisata yang menyedot perhatian publik. 

Kunjungan Menteri Pariwisata dan beberapa bupati sekitar Danau Toba, Rabu (12/10) ini juga merupakan tindak lanjut setelah Presiden Jokowi mengamati detail atraksi di danau itu di sela-sela kesibukan KTT G-20.  

Presiden melihat manajemen kawasan, infrastruktur, naik kapal berkeliling, sampai nonton show Impression West Lake yang dikreasi oleh Zhang Yimou.

(BACA: Desa Wisata & Makanan Halal di Danau Toba Bisa Tarik Banyak Turis)

Danau ini dikenal dengan West Lake atau Xi Hu. Xi dalam bahasa Mandarin artinya Barat. Hu artinya Danau. Pada 2015, pesona danau ini mampu menarik 120 juta wisatawan domestik, dan 3 juta wisatawan asing. 

Danau ini juga terkenal sebagai latar legenda Siluman Ular Putih yang mendunia itu.

Ceritanya, dahulu kala di Gunung Emei terdapat dua ular yang sudah menggembleng diri selama ribuan tahun. Satu ekor diantaranya adalah ular putih dan satu lainnya ular hijau. 

Atraksi di Danau Xi Hu/mildchina.com

Mereka menjelma menjadi dua gadis cantik, masing-masing diberi nama Bai Su zhen dan Xiao Qing. Mereka berdua sering bermain-main di Danau Xi Hu.

Di pinggir jembatan Danau Xi Hu, Xu Xian, seorang laki-laki menyaksikan kedua gadis itu bernaung di bawah pohon karena hujan, maka Xu Xian memberikan payung kepada mereka.

(BACA: 6 Orang Kaya Siap Jadikan Danau Toba seperti Nusa Dua Bali)

Bai Suzhen dan Xu Xian saling jatuh cinta dan menikah tak lama kemudian. Setelah kawin, suami istri itu telah membuka sebuah toko obat-obatan. Bai Suzhen sangat trampil dalam kedokteran dan sibuk mengobati para pasien setiap hari.

Setelah mengetahui bahwa Bai Suzhen adalah seekor ular siluman, biksu Fa Hai di Kuil Jin Shan di Kota Zhenjiang menasihati Xu Xian supaya berpisah dengan Bai Suzhen.

Danau Xi Hu/chinatravelca.com

Biksu Fa Hai mengajar Xu Xian bagaimana membujuk Bai Suzhen. Minum arak kuning pada Hari Pecun tanggal lima bulan lima Imlek, dengan demikian, Bai Suzhen akan kembali ke bentuk aslinya, menjadi ular. 

Xu Xian tidak percaya apa yang dikatakan Biksu Fa Hai. Tapi mengingat pada Hari Pecun dan semua orang harus minum arak kuning, maka Xu Xian membujuk Bai Suzhen minum secangkir arak kuning. 

(BACA: Demi Wisata Danau Toba, 2 Jalan Tol Ini Dibangun Jokowi)

Setelah minum arak kuning itu, Bai Suzhen nampaknya mabuk. Maka, Xu Xian memapah Bai Suzhen ke tempat tidur. Xu Xian mati ketakutan ketika menoleh lagi ke arah Bai Suzhen, karena Bai Suzhe berubah menjadi seekor ular putih yang besar.

Setelah sadar, Bai Suzhen selekasnya mencuri jamur “Ling Zhi ( sejenis jamur untuk obat )” ke gunung mukjizat untuk mengobati suaminya Xu Xian. Dewa “Nanji” terharu oleh rasa tulus Bai Suzhen terhadap suaminya, maka memberikannya jamur “ Ling Zhi ”. Jadi, Xu Xian hidup kembali.

Begitulah legenda Danau Siluman Ular Putih yang menjadi contoh pengembangan Danau Toba.