Bupati JR Saragih Kecewa Simalungun Tak Masuk Iklan Karnaval

Laurencius Simanjuntak | Sabtu, 20 Agustus 2016 18:08:46

Bupati Simalungun JR Saragih
Bupati Simalungun JR Saragih

Bupati Simalungun JR Saragih merasa kecewa kepada panitia acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Parapat, Sumatera Utara.

Kekecewaan Saragih lantaran nama Simalungun tidak dicantumkan pada baliho dan iklan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba tersebut.

Padahal, kata Saragih, Simalungun sebagai salah satu miniatur Indonesia, di mana, daerah pimpinannya itu terdapat berbagai macam suku.

(BACA: Hari Ini, Presiden Jokowi Resmikan Perluasan Pelabuhan Sibolga)

"Saya mohon maaf atas kesalahan ini. Kesalahan ini adalah milik saya. Ke depan akan dikoreksi. Simalungun miniatur Indonesia karena ada semua di Simalungun, seperti Jawa dan Toba, Mandailing," kata Saragih, saat jumpa pers di Hotel Inna Parapat, Sabtu (20/8).

Pesona Danau Toba

(BACA: [VIDEO] Ini Panggung Apung untuk Konser Slank Cs di Danau Toba)

Sebelumnya disampaikan, Saragih meneteskan air mata karena merasa suku Simalungun dikucilkan saat Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba tersebut.

"Saya mendapat protes dari masyarakat mengapa ada pengkotak-kotakan suku. Bapak (Menteri Pariwisata) gunakan pakaian adat Toba. Padahal di sini wilayah Simalungun," kata Saragih.

Untuk itu, Saragih melayangkan protes kepada panitia acara lantaran tidak mencantumkan nama Simalungun pada baliho dan iklan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Parapat.

"Pada iklan acara kegiatan panggung apung dan Karnaval disebutkan, di Toba Samosir, dan Pulau Samosir. Seharusnya di Simalungun," katanya.

SPONSORED
loading...