Bangun Danau Toba, Pemerintah Utang Rp 2,6 T ke Bank Dunia

Jordan Silaban | Selasa, 01 November 2016 08:11:54

Danau Toba/kemenpar
Danau Toba/kemenpar

Pemerintah tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dalam membangun kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, melainkan juga dari pijaman alias utang luar negeri.

Kepala Badan Pengembangan Wilayah Infrastruktur (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rido Matari Ichwan, menjelaskan utang tersebut salah satunya dari Bank Dunia (World Bank).

"Pinjaman yang kita usulkan US$ 300 juta (Rp 3,9 triliun/USD 1= Rp 13.000), yang kita masukkan. Bank Dunia menyatakan, kalau yang available untuk mereka USD 200 juta (Rp 2,6 triliun),” ujar Rido dalam diskusi di Jakarta belum lama ini.

Sementara untuk kekurangannya, kata Rido, Bank Dunia akan mencarikan dari sumber lain. “Tetapi mungkin under management Bank Dunia,” ujarnya lagi. 

Utang Rp 2,6 triliun yang sudah disanggupi Bank Dunia itu tidak hanya untuk Danau Toba saja, melainkan untuk Borobudur di Jawa Tengah, dan Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketiganya memang menjadi prioritas dari 10 pembangunan destinasi wisata.

Rido mengatakan utang itu akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan, air bersih, listrik hingga sarana telekomunikasi. Sementara untuk jangka waktu utang, biasanya adalah 5 tahun.

"Kita siapkannya itu 2017, yang kita cairkan awal adalah membuat study integrated masterplan for development, kita cairkan di awal USD 6 juta. Tapi untuk fisiknya, saya kira sesudah tahun 2017 untuk bisa efektif fisiknya," jelas dia.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga 2019 mendatang sebanyak 20 juta orang. Jumlah ini lebih banyak dua kali lipat dari jumlah wisatawan mancanegara di tahun 2013 sebanyak 8,8 juta. 

Guna mencapai target tersebut, saat ini telah ditetapkan 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), supaya pengembangan bisa lebih terfokus. Danau Toba menjadi prioritas utama pembangunan 10 destinasi wisata tersebut.