15 ‘Geosite’ Disiapkan di 7 Kabupaten Sekitar Danau Toba

Jordan Silaban | Minggu, 30 Oktober 2016 16:10:24

Danau Toba/batakgaul
Danau Toba/batakgaul

Setelah sempat gagal, Danau Toba di Sumatera Utara kembali akan diajukan menjadi bagian dari Global Geoparks Network (GGN).

Ketua Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba Alimin Ginting mengatakan akan terus membenahi kawasan Danau Toba sebagaimana arahan UNESCO.

"Supaya adil, kita siapkan 15 geosite di tujuh kabupaten seputar Danau Toba. Ini juga untuk menjawab lima rekomendasi UNESCO ketika pengajuan sebelumnya yang ditolak," kata Alimin seusai rapat dengan Dewan Pakar Geopark Kaldera Toba di Medan, Jumat (28/10).

Lima rekomendasi itu meliputi adanya aktivitas edukasi terpadu pada masing-masing geoarea dengan tema Geopark Super Volcano.

Rekomendasi lainnya adalah adanya panel edukasi geologi dan informasi yang lebih fokus pada informasi tematik, strategi pemasaran dan promosi, pengembangan budaya, serta aktivitas geopark di lapangan harus sudah terjadi pada keempat geoarea Geopark Kaldera Toba (GKT).

"Bagaimana mengaplikasikan ini? Kita harus melakukan kerja sama dengan pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat," ujarnya.

UNESCO menyampaikan bahwa pemahaman yang dibutuhkan bukan deskripsi kelayakan kawasan Danau Toba menjadi sebuah geopark global.

Geopark adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi terkemuka (outstanding),  termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

Pada September 2015, Kaldera Toba gagal masuk menjadi anggota GGN seperti yang diputuskan dalam Konferensi UGG di San In Kaigan Jepang.

Di dunia, terdapat 120 geopark yang masuk GGN dan tersebar di 33 negara. Di Indonesia baru ada dua geopark yang masuk dalam GGN yaitu Geopark Kaldera Batur Bali tahun 2012 dan Geopark Pegunungan Sewu Jawa Tengah.

SPONSORED
loading...