Selamat Hari Internasional Masyarakat Adat, Bangso Batak!

Coky Simanjuntak | Selasa, 09 Agustus 2016 21:08:21

Parmalim/antara
Parmalim/antara

Setiap tanggal 9 Agustus seperti yang jatuh hari ini, Selasa (9/8), dunia sedang merayakan Hari Internasional Masyarakat Adat Se-Dunia (The International Day of the World’s Indigenous Peoples/HIMAS). 

Tahun ini tema HIMAS yang disepakati secara global adalah hak-hak pendidikan bagi masyarakat adat. Sebagai bagian dari masyarakat adat Indonesia, kita Bangso Batak juga sudah sepantasnya merayakannya. 

Dalam peringatan HIMAS tahun ini, Kemendikbud dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menggelar beragam kegiatan di Pekan Masyarakat Adat Nusantara di Museum Nasional, Jakarta, pada 7–11 Agustus 2016.

(BACA: Komunitas Kepercayaan Asli Batak Toba Raih Penghargaan Pemerintah)

Kegiatan ini melibatkan perwakilan masyarakat adat dari berbagai wilayah di Indonesia, para penggiat seni budaya, organisasi-organisasi pendukung gerakan masyarakat adat, pemerintah, organisasi penghayat kepercayaan dan berbagai tamu undangan.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut menandatangani Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat pada 13 September 2007. 

Saat ini beberapa kebijakan telah memperhatikan hak-hak masyarakat adat. Antara lain, dalam UU No.20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 5 (3) disebutkan bahwa masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus. 

Tortor Batak/blogspot

Terkait dengan Kebudayaan, ada RUU tentang Kebudayaan. Sedangkan mengenai hak-hak masyarakat adat, ada RUU PPMA.

“Pemerintah berkomitmen memperjuangkan hak-hak pendidikan masyarakat adat sebagaimana yang telah dicanangkan negara-negara dunia pada HIMAS tahun ini. Ini juga semangat yang sejalan dengan visi Nawa Cita pemerintah yaitu membangun dari pinggiran,” kata Hilmar.

(BACA: Benarkah Orang Batak dulu Suka Makan Orang?)

Deputi II AMAN, Rukka Sombolinggi mengatakan, di Indonesia tak hanya masyarakat adat saja yang perlu dididik. Seluruh lapisan masyarakat harus mendapatkan pendidikan mengenai pengakuan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak masyarakat adat. 

"Kehadiran Undang-Undang (UU) Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat (PPMA) sangat penting untuk mendukung upaya pengarusutamaan pendidikan, kebudayaan, dan spiritualitas masyarakat adat dalam kebijakan dan program-program di pemerintahan,” ujarnya.

Jadi, untuk masyarakat adat Indonesia, khususnya Bangso Batak, redaksi Batakgaul.com mengucapkan: Selamat Hari Internasional Masyarakat Adat Se-Dunia.

Mari kita lestarikan terus kekayaan adat Bangso Batak. Horas! Menjuah-juah! Njuah-njuah!