Pizza Andaliman, Makanan Italia Cita Rasa ‘Halak Hita'

Alex Siagian | Senin, 05 Desember 2016 10:12:20

Pizza Andaliman/Alex Siagian (batakgaul)
Pizza Andaliman/Alex Siagian (batakgaul)

Jangan mengaku orang Batak jika tak pernah merasakan andaliman. Ya, andaliman adalah bumbu asli suku Batak. Rasa pedas dan getir akan menyergap lidah siapa saja yang menyecapnya.

Sebastian Hutabarat mencoba memperkenalkan rasa andaliman kepada masyarakat luas, termasuk kepada para wisatawan mancanegara dengan cara yang berbeda. 

Bak seorang musisi yang mengolaborasikan lagu barat dengan musik lokal, pria 46 tahun ini memadukan andaliman dengan makanan yang sudah terkenal di dunia, yakni pizza. 

Ya, Sebastian coba mengawinkan makanan khas Italia itu dengan bumbu andaliman hingga akhirnya dia mendirikan restoran Toba Art di Jalinsum Medan-Tarutung No 100, Balige, Kabupaten Tobasa. 

Batakgaul.com yang mengunjungi Toba Art, Sabtu (3/12) siang sempat berbincang dengan Sebastian. Meski sedang kurang sehat, Sebastian tapi tetap semangat bercerita tentang Pizza Andaliman, menu andalan restoran miliknya.

"Awalnya hanya ingin menciptakan sesuatu yang beda dengan apa yang sudah kita punya. Hingga lahir ide mengawinkan pizza dengan andaliman," sebut Bastian yang menemani batakgaul.com menikmati pizza andaliman.

(BACA: Ini Penyebab Lidah Mati Rasa Setelah Makan Andaliman)

Pizza Andaliman/Alex Siagian (batakgaul)

Secara fisik, tak ada yang berbeda antara Pizza Andaliman dengan pizza pada umumnya. Pembeda utamanya hanya terletak pada sambal andaliman. 

Gigit saja Pizza Andaliman di ujungnya, pasti lidah siapapun langsung bergetar. Rasa itu menjadi kesan pertama yang luar biasa.

Sebastian bercerita, awalnya ia menciptakan Pizza Andaliman dengan modal Rp 500 ribu. 

"Ketika itu rasanya belum seperti sekarang. Tapi berkat masukan-masukan dari teman-teman, hingga lahir rasa seperti sekarang," lanjutnya.

Andaliman/Alex Siagian (batakgaul)

Selain Pizza Andaliman, restoran ini juga punya menu andalan lain untuk minuman. Apa itu?