Pesta Kawin Adat Batak Bisa Dipersingkat 3,5 Jam, Ini Caranya!

Coky Simanjuntak | Senin, 20 Februari 2017 13:02:21

Ilustrasi pesta kawin adat Batak Toba/kpl
Ilustrasi pesta kawin adat Batak Toba/kpl

4. Tidak Menentukan Raja Parhata di Gedung

Menurut Sinaga, menentukan raja parhata (parsinabul) jangan lagi di gedung, tetapi sudah ditetapkan sejak martonggo raja atau marria raja, termasuk cadangan sekiranya yang ditunjuk berhalangan hadir.

Kalau hal ini diterapkan, waktu yang bisa dipersingkat adalah 15 menit.

 

5. Tidak Pemberian Tumpak Khusus

Saat memberikan tumpak (bantuan yang berupa uang dalam amplop), punguan marga, pungunan marsaompu dan punguan parsahutaon tidak meminta waktu khusus untuk menyerahkannya. Apalagi diembel-embeli memanggil pengurus ke depan.

Cukuplah waktu berbaris saat memberi tumpak umum, diserahkan amplop yang bertulis atas nama pribadi dan atas nama pengurus punguan.

Kalau hal ini diterapkan, waktu yang bisa dipersingkat adalah 10-20 menit.

 

6. Tak Perlu Lagi Marhata Sinamot di Gedung

Menurut Sinaga, tidak pantas lagi ada marhata sinamot ketika di pesta. Sebab, hal itu sudah disepakati saat marhusip.

"Marhata sinamot saat marhusip itu sudah sah,” ujar Sinaga. Kalau hal ini diterapkan, waktu yang bisa dipersingkat adalah 20 menit.