Mentari Sitanggang, Putri Sumut 2016 yang Bangga Jadi Boru Batak

Tuntun Siallagan | Kamis, 12 Januari 2017 12:01:25

Putri Mentari Sitanggang/FB
Putri Mentari Sitanggang/FB

Puteri Sumatera Utara (Sumut) kembali jatuh ke tangan Boru Batak. Dia adalah Putri Mentari Sitanggang yang memenangi kontes ratu kecantikan tingkat provinsi itu pada 2016 silam.

Tari, sapaan perempuan 21 tahun itu, kini tengah mempersiapkan diri untuk berkompetisi di ajang bergengsi pemilihan Puteri Indonesia 2017 yang akan dihelat di Jakarta tidak lama lagi.

"Tadi baru pulang nge-gym, makanya agak sedikit lama,” ujar Tari mengawali pembicaraan dengan batakgaul.com via telepon, Selasa (11/1) malam.

Perempuan kelahiran Bangkinang, Riau ini mengaku masih dalam proses persiapan ajang Puteri Indonesia 2017. Di tengah-tengah kesibukan itu, dia juga masih menjalani perkuliahan di Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia, Medan.

Meskipun lahir di Riau, Tari mengaku tumbuh di tengah-tengah keluarga yang memegang nilai adat dan budaya Batak yang masih kental. 

Bahkan dia mengaku bangga sebagai boru Batak dan kerap menerima pembelajaran tentang adat-istiadat dari almarhum sang ayah yang lahir di Desa Tiga Urat, Lumban Ganda, Samosir.

"Menjadi Batak itu bangga. Karena Batak itu unik. Banyak nilai-nilai yang sangat berharga di siana. Untuk warna saja ada filosofinya seperti warna putih, hitam dan merah," ujarnya.

Tari (tengah) bersama mendiang bapaknya (kanan) dan ibunya (kiri)/FB

Budaya Batak

Tari mengaku banyak belajar budaya Batak dari keluarganya. Lagu-lagu Bahasa Batak juga kerap didengarkannya. 

Tidak cukup di situ, untuk menambah wawasan, dia kerap juga membaca artikel-artikel yang berkaitan dengan budaya Batak.

"Ada memang pandangan beberapa orang kalau Batak itu keras atau kasar, tapi sebenarnya hatinya tulus dan baik," terangnya.

Tari memang benar-benar bangga menjadi Boru Batak. Lagu bagaimana pendapat Tari tentang anak-anak muda yang justru malu menjadi orang Batak?