'Mangalua' Dahulu, 'Manuruk-nuruk' Kemudian...

Tansiswo Siagian | Sabtu, 25 Februari 2017 13:02:49

Ilustrasi/blogspot
Ilustrasi/blogspot

Jika seorang gadis Batak ‘mangalua’, pasti akan berbuntut panjang. Bisalah kalian bayangkan, tiba-tiba seorang  gadis tidak lagi di rumah? Apa kata orangtuanya, tetangganya, dan kawan sekampungnya? Pastilah mereka heboh dan gempar.

“Hilang seorang  gadis dari kelambu (mago anak boru sian bulusan)”. Gawat kali kan?

Sebelum mangalua, biasanya gadis memberitahu rencananya  itu sama kawan dekatnya (dongan sapodoman), bisa juga sama bibinya (namboru), atau setidaknya menyelipkan sepucuk surat  pada tempat yang mudah dilihat ibunya.

Nah, jika tidak, apa tidak kacau kawan? Ibunya pasti akan menangis meraung-raung (maangandungi) karena gadisnya  pergi entah kemana, yah hebohlah  orang sekampung...

Kalau sudah begini, bagaimana solusinya?