Kenapa Wanita Batak Sering Disebut ‘Polisi Toba’?

Tansiswo Siagian | Jumat, 10 Maret 2017 05:03:08

Ilustrasi/batakgaul
Ilustrasi/batakgaul

Jika kalian telah menikah, terutama dengan wanita Batak, maka jangan coba-coba untuk macam-macam. Sebab, itu akan bahaya kali kawan.

Dia bisa menjadi momok bagi suami yang kurang bertanggungjawab. Bahkan, dia bisa menjadi sosok yang menakutkan bila suaminya dianggap tidak mendukung semangat memperjuangkan anak “manjujung anakhon” agar kelak “ boi hasea pasangap natoras” sebagai harapan tertinggi orang Batak dalam hidupnya.

(BACA: Prittt..! Ini 'Polisi Toba’ yang Paling Ditakuti di Tano Batak)

Karena itu makanya wanita Batak sering digambarkan dengan sebutan ‘Polisi Toba’. Disebut ‘polisi’ karena memang tugasnya sebagai istri memang menjaga konsistensi aturan dan rencana yang telah disepakati bersama dalam sebuah keluarga. Adapun tambahan ‘Toba’ di belakangnya hanya untuk menandakan dia adalah halak hita.

Nah, ‘Polisi Toba’ memang sangat ditakuti manakala sang suami membuat suatu kesalahan. Terlebih kesalahan dan sikap itu akan merusak tatanan dan kehidupan keluarga dan anak-anaknya.

(BACA: Dua ‘Kartini’ dari Tanah Batak)

Jika seperti ini, wanita Batak akan muncul ke depan sebagai ‘Polisi Toba’ yang menegakkan hukum dan aturan serta harapan rumah tangganya.

Kenapa bisa seperti itu?