Kenapa Orang Batak Jarang Pakai Aksara Sendiri?

Chandra Siagian | Rabu, 29 Maret 2017 17:03:53

Aksara Batak/wordpress
Aksara Batak/wordpress

 

Sebagai bangsa besar, selain memiliki aksara sendiri, orang Batak juga memiliki budaya kesusastraan yang tak kalah bagusnya bangsa lain.

Bentuk-bentuk sastra seperti fabel, mitos, legenda, umpama, umpasa, torhantorhanan, turi-turian dan huling-hulingan sudah jadi bukti kayanya budaya sastra di Bona Pasogit. 

Tapi tahukah kalian, meskipun kita sudah memiliki aksara sendiri, orang Batak pada dulu jarang sekali menuliskan sastranya. Halak hita lebih sering menurunkan sastranya secara mulut ke mulut, dari generasi ke generasi. 

Bahkan tarombo (silsilah) yang sekarang sering kita tuliskan, pada awalnya cuma diturunkan dari mulut ke mulut. Seperti yang dikatakan oleh Uli Kozok dalam “Sejarah Perkembangan Tulisan Batak” tahun 2009. 

 “Walaupun orang Batak sudah berabad-abad memiliki tulisan tersendiri, mereka tidak pernah menggunakan sistem tulisannya untuk tujuan sehari-hari.“

Lalu buat apa orang Batak punya aksara kalau tidak dipakai hidup sehari-hari?