'Ilu Na Maraburan' Film Batak tentang Pedihnya Hidup

Tuntun Siallagan | Minggu, 19 Maret 2017 19:03:17

Cover 'Ilu Na Maraburan'/youtube
Cover 'Ilu Na Maraburan'/youtube

Saat Nai Hotma masih terfikir tentang biaya untuk menyekolahkan anak-anaknya, kepala desa setempat bersama seorang agen datang menemuinya di rumah.

Ternyata 10 tahun yang lalu, saat Amani Hotma menghadiri pesta salah satu keluarga di Medan. Dia mendapatkan tawaran dari seorang agen asuransi. Ketika itu Amani Hotma menerima tawaran itu dan langsung membayarkan uang iuran sekaligus selama 10 tahun dari uang pribadinya.

(BACA: Ini Dia 2 Orang Batak dalam Film ‘Rudy Habibie)

Dengan alasan itulah kepala desa dan seorang agen tadi datang menemui mereka dan langsung memberikan uang sebanyak Rp 350 juta. Mendengar itu, Nai Hotma pun langsung pingsan. Dan setelah tersadar, dia tidak henti-henti mengucapkan syukur kepada Tuhan.

Dia tidak perlu pusing lagi untuk membiayai anak-anaknya. Begitulah akhirnya. Sebuah film Batak yang mengharukan.

Saya merekomendasikan kalau film ini sayang untuk dilewatkan. Dan semoga film-film Batak yang lain terus bermunculan di tengah-tengah masyarakat, khususnya halak hita.

Penulis Resensi: Tuntun Siallagan