Gubernur Sumut: Ulos Perlu Diperkenalkan Hingga ke Mancanegara

Jordan Silaban | Selasa, 18 Oktober 2016 16:10:29

Gubernur Sumut T Erry Nuradi memakai ulos/batakgaul
Gubernur Sumut T Erry Nuradi memakai ulos/batakgaul

 

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi berharap kain tenun khas Batak ulos bisa mendunia dan dikenakan oleh tokoh-tokoh dunia.

"Untuk itu ulos perlu terus dikembangkan dan diperkenalkan hingga ke mancanegara,” kata Erry pada sambutan perayaan Hari Ulos 2016 di Medan, Senin.

Menurut dia, ulos memiliki sejarah panjang yang sangat penting bagi masyarakat Batak.

Kain yang awalnya untuk acara adat atau menghangatkan tubuh saat udara dingin, misalnya kini sudah menjadi tren dan gaya hidup.

Partonun berkumpul pada peringatan Hari Ulos Nasional di Medan/batakgaul

Dewasa ini misalnya, kain ulos sudah mulai banyak digunakan untuk berbagai jenis pakaian seperti jas, kemeja hingga gaun sehingga memiliki daya tarik dan daya jual tinggi pula.

"Semua kalangan diharapkan bisa memberi dukungan kuat terhadap perkembangan ulos," katanya.

Dukungan misalnya dengan ikut membantu perkembangan pengrajinnya, bantuan kepada para desainernya hingga membantu mempromosikan dalam setiap kesempatan di dalam dan luar negeri.

"Jangan sampai asing yang lebih dulu mencintai dan menjadikan bisnis besar dari kain ulos dibandingkan orang Sumut," katanya.

Ilustrasi ulos/batakgaul

Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM), Kementerian Perindag, Gati Wibawa, mengatakan, pemerintah semakin menaruh perhatian besar terhadap produk-produk kerajinan khususnya yang dihasilkan usaha kecil dan menengah seperti ulos.

"Pemerintah terus memberikan dukungan termasuk mengikutsertakan berpameran di luar negeri," katanya.

Anggota DPR, Roslinda Marpaung, mengatakan perlu upaya kuat membuat ulos masuk sebagai warisan budaya Indonesia di UNESCO.

"Karena ulos telah ditetapkan menjadi warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak dua tahun lalu atau tepatnya tanggal 17 Oktober 2014 di museum nasional Jakarta, maka sebagai masyarakat Batak perlu mendorong agar pemerintah memasukkan atau mendaftarkan ulos itu ke UNESCO," katanya.

SPONSORED
loading...