Dua Mahasiswi Cantik asal Italia Ini Fasih Baca Aksara Batak Kuno

Coky Simanjuntak | Minggu, 17 Juli 2016 14:07:22

Giuseppina Monaco (kanan) dan Roberta Zollo (kiri)/Facebook
Giuseppina Monaco (kanan) dan Roberta Zollo (kiri)/Facebook

Pustaha atau naskah kuno yang ditulis menggunakan aksara Batak, jarang sekali dimengerti, bahkan oleh halak hita sendiri. Namun, dua mahasiswi cantik asal Italia ini fasih membaca dan memahaminya.

Mereka adalah Giuseppina Monaco dan Roberta Zollo, dua mahasiswi yang mengambil studi tentang suku Batak di Universita degli Studi di Napoli L’Orientale. 

Kemahiran keduanya dalam membaca Pustaha tampak dalam Konferensi Asosiasi Italia untuk Studi Asia Tenggara (ItaSEAS) Ke-3 yang diselenggarakan universitas tempat mereka belajar dan didukung Kedutaan Besar RI (KBRI) Roma, pada 20-21 Juni lalu.

KBRI Roma takjub dengan kemampuan keduanya memahami aksara Batak kuno di manuskrip yang diyakini berasal dari periode 1830-1910, kendati ada beberapa bagian yang tidak lengkap dan tidak dapat terbaca karena dimakan usia.

(BACA JUGA: Tahukah Kalian, Tiga Perempat Naskah Batak Kuno Ditulis Dukun!)

Roberta bahkan sempat membuat kaget Dubes RI Roma, August Parengkuan, saat mahasiswi cantik itu bisa berbahasa Indonesia dan Batak dengan fasih dalam sebuah acara ramah tamah 6 April lalu.

"Saya senang dengan budaya, orang Indonesia yang ramah serta variasi makanan yang bermacam-macam," kata Roberta yang pernah mempelajari Bahasa Indonesia di Unversitas Sam Ratulangi setelah mendapatkan beasiswa Dharmasiswa.

Roberta dan Giuseppina kini tengah menjalani pertukaran pelajar di Fakultas Ilmu Budaya pada Program Studi Sastra Daerah Universitas Sumatera Utara (USU). 

Giuseppina Monaco dan Roberta Zollo di USU/Facebook

Selama menjalani studi selama dua semester, keduanya tinggal di rumah warga di Kompleks Simalingkar Medan. Tujuannya agar dapat langsung berinteraksi dengan masyarakat.

Baik Roberta dan Giuseppina, sama-sama akan menuls tesis tentang etnis Batak.

(BACA JUGA: Sssttt…! Orang Batak Dulu Punya Ilmu Memikat Wanita)

Untuk diketahui, Universitas L’Orientale, tempat Roberta dan Giuseppina belajar, merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Italia yang mempunyai program kekhususan Bahasa dan Budaya Indonesia. 

Program kekhususan ini merupakan bagian dari Program Studi Asia pada Universitas L'Orientale yang dibuka sejak tahun 1732. 

Minat terhadap program studi Bahasa dan Budaya Indonesia cukup tinggi, dimana setiap tahunnya terdapat 30-40 mahasiswa yang mendaftar mengikuti program tersebut.