Begu Ganjang, Hantu yang Paling Ditakuti Masyarakat Batak

Jordan Silaban | Senin, 10 Oktober 2016 09:10:55

Ilustrasi Begu Ganjang/blogspot
Ilustrasi Begu Ganjang/blogspot

Masyarakat Batak, utamanya sebelum agama masuk, sangat percaya adanya konsep begu (hantu). Begu ini adalah tondi (jiwa atau roh) yang telah meninggalkan tubuh seseorang untuk selamanya.

Begu bisa bertingkah laku layaknya manusia. Hanya saja mereka beraktivitas pada malam hari.

Sebagaimana manusia, begu ini ada yang baik dan jahat. Baik begu jahat maupun begu baik, akan disegani oleh orang Batak sesuai dengan kapasitasnya.

“Begu yang jahat diyakini dapat marah kepada manusia. Dalam keadaan demikian, begu tersebut berbahaya,” ujar Budayawan Batak, Bungaran Antonius Simanjuntak dalam ‘Arti dan Fungsi Tanah Bagi Masyarakat Batak’ (2015).

(BACA: 3 Aksi Kekerasan Paling Menyeramkan Akibat Isu 'Begu Ganjang’)

Bungaran memaparkan, setidaknya ada 4 begu yang ditakuti orang Batak, yakni:

  1. Sombaon (Begu penghuni pegunungan, hutan rimba yang hebat, gelap dan mengerikan)
  2. Solobean (Begu penguasa tempat-tempat tertentu, seperti sungai, danau, jurang dan sebagainya)
  3. Silan (Begu yang mendiami pohon besar, batu-batu besar dan sebagainya)
  4. Begu Ganjang (Begu yang sangat ditakuti karena dapat dipelihara oleh orang dan dapat disuruh oleh pemeliharanya untuk membunuh dan mencelakakan orang lain)


Sebagai yang paling ditakuti, Begu Ganjang, diyakini masih ada hingga kini. Buktinya, gara-gara isu ini, sebuah rumah di Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematang Siantar, dilempari batu, Sabtu (8/10).

(BACA: Begu bagi Orang Batak, Ada yang Baik dan Jahat)

Rumah itu dilempari karena nama pemiliknya disebut-sebut oleh mereka yang kesurupan. Warga pun akhirnya main hakim sendiri, namun beruntung polisi cepat datang ke lokasi untuk membubarkan mereka.

Pada 2012, puluhan warga Desa Lobu Pining, Pahae Julu, Tapanuli Utara, bahkan pernah menggelar ritual untuk mengusir Begu Ganjang. 

(BACA: Benarkah Orang Batak Dulu Suka Makan Orang?)

Bahkan, mereka mendatangkan dukun dari dari Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, untuk memimpin ritual pembersihan desa mereka dari begu ganjang. Acara itu bahkan dihadiri anggota DPRD dan Kapolsek setempat.

SPONSORED
loading...