Ahok Sudah Diulosi oleh Dua Keluarga Batak Ini

Sihar Simanjuntak | Senin, 02 Mei 2016 15:05:51

Ahok diulosi/facebook
Ahok diulosi/facebook

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menunjukkan kedekatannya pada orang Batak. Sabtu, 30 April yang lalu, dia memberi kejutan dengan datang ke pesta pernikahan adat Batak Toba di sebuah gedung di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Tiba pukul 14.45 WIB, Ahok sempat membuat para tamu terkejut. Tanpa canggung, mantan Bupati Belitung Timur itu kemudian langsung menyalami keluarga dan kedua mempelai di atas pelaminan.

Usai bersalaman, Ahok dikerumuni para tamu untuk sekadar bersalaman sekaligus foto bareng. Nah, di tengah pesta pernikahan anak dari Bapak Perjuangan Simorangkir itu, dibuatlah acara khusus untuk Ahok.

Dalam iring-iringan musik Batak, Ahok diulosi oleh Keluarga Besar Simorangkir se-Jabodetabek, setelah sebelumnya mereka manortor mengelilingi bakal cagub DKI 2017 itu. Tidak hanya diulosi, Ahok pun diberi sortali (topi adat Batak). (LIHAT VIDEO: Heboh! Ahok Kembali Diulosi oleh Orang Batak)

Setelah itu, seribuan undangan juga mendoakan agar Ahok kembali terpilih menjadi Gubernur DKI pada Pilgub DKI 2017.

"Semoga Pak Ahok, kembali lagi menjadi gubernur," tutur Parhata melalui pengeras suara, yang langsung disambut riuh.

Bukan kali ini saja Ahok diulosi oleh orang Batak. Dulu, setelah beberapa hari dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta pada November 2012, Ahok juga diberi ulos oleh Keluarga Sabam Sirait, tokoh adat Batak sekaligus politikus senior PDI Perjuangan.

Sabam Sirait dan anaknya, Maruarar Sirait 'mangulosi' Ahok.

Ulos itu diberikan Ompung Sabam kepada Ahok di rumahnya, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, 22 November 2014, saat acara syukuran atas kepulihannya dari perawatan medis selama lebih dari sebulan di RS Gleneagles, Singapura.

Ulos merah itu diberikan sebagai tanda kasih agar Ahok juga dapat menjalankan pemerintahan daerah dengan baik. Saat memberi ulos, Ompung Sabam ditemani Istri Sondang Boru Sidabutar, serta putra sulungnya, Maruarar Sirait beserta istri Shinta Triastuti.

"Doakan saya supaya tak mempermalukan nama Tuhan. Kita semua harus berbuat transformasi terbaik buat bangsa kita," kata Ahok setelah menerima ulos itu.