Orang Batak Itu Setia

Coky Simanjuntak | Selasa, 26 April 2016 20:04:15

Judika Sitohang-Duma Riris Silalahi/blogspot
Judika Sitohang-Duma Riris Silalahi/blogspot

Memang sulit untuk mengukur kadar kesetian setiap orang. Tapi jika 'tidak bercerai' bisa dijadikan ukuran kesetiaan pasangan (suami-istri), maka orang Batak bisa dikategorikan setia. Sebab, perceraian dalam suku Batak jarang terjadi, setidaknya dibandingkan dengan suku lain.

Belum ada data pasti soal angka perceraian (porsirangan) di 'halak kita'. Namun yang jelas, adat membuat orang Batak sulit bercerai. Sebab, pernikahan adat batak bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi dua keluarga besar berikut tatanannya.  (BACA: 5 Lelaki Batak ini termasuk golongan ‘LGBT)

Karena pernikahan juga urusan keluarga besar, maka perceraian sebagai pemutusan hubungan pernikahan juga harus melibatkan dua keluarga besar. Kalau sudah begitu, proses menuju perceraian pasti rumit. Sudah pasti dua keluarga besar akan berupaya sekuat tenaga agar perceraian tidak terjadi.

Karena prosesnya begitu rumit, pasutri Batak yang ingin bercerai biasanya berpikir beribu kali. Nasihat dari para orang tua dan kerabat juga biasanya kembali meneguhkan pernikahan.

Setelah kesetiaan pasutri sekali diuji, biasanya mereka lebih berpengalaman menghadapinya di kemudian hari.