Pekerja Keras

Coky Simanjuntak | Selasa, 26 April 2016 20:04:15

Maruarar Sirait/blogspot
Maruarar Sirait/blogspot

Dalam folklor (cerita rakyat) Batak Toba hampir selalu ditemukan tokoh yang mempunyai karakter pekerja keras dan tidak cepat puas.

Dalam cerita Si Sanggaranian misalnya, dikisahkan Parboniaga Tarpunjung harus melewati hutan belantara yang penuh marabahaya untuk pergi berjualan dari kampungnya di Pasroburan, Tapanuli Utara ke Pemantang Siantar di Simalungun. Padahal, jarak kedua daerah itu sekitar 120 km.

Itu semua dilakukan untuk memeroleh kekayaan (hamoraon). Kekerasan hati dan tekad yang kuat memunculkan keberanian pada kebanyakan Orang Batak untuk merantau, meninggalkan kampung halamannya.

Itu makanya banyak cerita tentang kesuksesan orang Batak menyekolahkan anaknya hingga sarjana, meski mamaknya cuma jualan ikan asin di pasar. Keprihatinan hidup dan tekad menjadi orang sukses menempa mental kebanyakan orang Batak menjadi pekerja keras.

 Jika hidupnya sudah kaya, kebanyakan keluarga Batak juga tetap mengajarkan nilai-nilai kerja keras. Makanya tidak heran jika banyak anak muda Batak merasa malu jika ada teman-temannya yang pamer harta, padahal itu harta bapaknya. “Bawa mobil bapakmu aja, sudah pamer-pamer kau!”