Arisan Keluarga

Jordan Silaban | Sabtu, 23 April 2016 21:04:30

Ilustrasi arisan Batak/tumbrl
Ilustrasi arisan Batak/tumbrl

Mempunyai tradisi kekerabatan yang erat, orang Batak tidak bisa lepas dengan arisan keluarga. Kecuali mereka memilih mengurung diri, itu urusan lain.

Nah, arisan keluarga ini biasa dilakukan pada hari Minggu. Bagi halak hita yang beragama Kristen, arisan dilakukan siang hari sehabis ibadah di gereja, sampai sore atau malam hari.

Bagi orang Batak yang sudah berkeluarga, setidaknya mereka wajib mengikuti arisan dua kali sebulan setiap hari Minggu. Pertama, adalah arisan dongan tubu (satu marga/pihak suami) dan kedua adalah arisan hula-hula (keluarga pihak istri).

Dua arisan dalam sebulan itu adalah standar minimal bagi orang Batak. Namun, kalau mau lebih dari itu, mereka bisa ikut arisan dongan sahuta (satu kampung/lingkungan) dan arisan keluarga tulang (saudara laki-laki ibu), sebagai bere (keponakan).

Kalau kalian menjalani empat arisan itu, maka setiap Hari Minggu mulai dari siang hari sampai malam, dipastikan kalian tidak akan berada di rumah, kecuali arisannya di rumah kalian sendiri…he-he-he