Walau Bukan Batak, Pemain Harpa Ini Senang Pakai Ulos dan Sortali

Ester Napitupulu | Senin, 23 Januari 2017 09:01:38

Maya Hasan/dok.pribadi
Maya Hasan/dok.pribadi

Dikenal sebagai ‘fashionable harpist’, Maya Hasan (45) selalu tampil dengan permainan harpa dan kostum yang menawan. Tak terkecuali saat tampil dalam Festival Kasih Natal di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 26 Desember 2016. 

Dalam acara itu, Maya mengenakan kebaya dari Manjunjung Hutabarat Tarutung dipadu dengan ulos motif tumtuman dari Pancur Napitu Silindung, karya Dekranasda Tapanuli Utara yang diketuai Inu Tika Simamora. 

(LIHAT VIDEO: Hebat! Nikahi Wanita Karo, Bule Ini Nikmati Pesta Adat)

Perempuan cantik berdarah Tionghoa ini juga memakai tusuk konde Gondang Gondang khas Batak dari Edward Hutabarat Couture. ”Aku senang pakai baju-baju yang mengangkat kembali busana nasional. Semoga menginspirasi orang agar mencintai busana daerah supaya tidak punah,” katanya seperti dikutip Harian Kompas, 3 Januari 2017.

Maya sangat berhati-hati sebelum mengenakan pakaian adat Batak Toba ini. Bahkan, dia memerlukan semacam riset tentang tata cara pemakaian busana tersebut.

Dalam acara itu, Maya berkolaborasi dengan pianis Roland Tobing membawakan lagu Batak, antara lain 'O Tano Batak'.

”Senang banget. Di antara mereka ada yang belum pernah melihat harpa,” kata Maya senang.

(BACA: Presiden Jokowi: Saya Senang Sekali Semua Pakai Ulos dan Sortali)

Maya terkesan atas respons penonton yang antusias dan tampak menikmati alunan harpa yang dia mainkan. Bahkan, pujian datang kepada Maya bukan hanya karena musiknya, melainkan juga karena pakaian adat Batak Toba yang ia kenakan.

”Aku padu dengan harpa. Semoga ini menjadi cermin bangsa Indonesia yang tidak melupakan akar budayanya walau sudah terbuka terhadap kebudayaan luar,” ujar Maya.