Seniman Batak Ini Pernah Hidup di Gubuk Bersama Hewan Peliharaan

Alex Zetro Siagian | Sabtu, 11 Maret 2017 16:03:48

Jesral Tambun di depan rumahnya/alex
Jesral Tambun di depan rumahnya/alex

Jesral sudah ditinggal mati bapaknya sejak usia 12 tahun atau setelah tamat SD di Jakarta. Kematian bapaknya inilah yang membuat Jesral akhirnya harus kembali ke kampung dan melanjutkan sekolah di sana.

Enam tahun kemudian atau empat bulan setalah tamat SMA, Jesral kehilangan inong-nya. Sejak itu, anak ketiga dari empat bersaudara ini hanya tinggal seorang diri. 

Kakak-kakaknya yang sudah menikah tinggal bersama keluarganya. Sedangkan adiknya yang bungsu sekolah dan tinggal di Balige. 

Bekerja sebagai buruh lepas di sawah-sawah milik orang, Jesral harus menanggung biaya hidup dan pendidikan sang adik.

Jesral Tambun/FB

Di tengah perjuangan hidup menjadi buruh lepas itu, cobaan pun datang kepada Jesral. Februari 2011 rumah panggung yang mereka tinggali selama ini hangus dilahap si jago merah. 

Tak ada harta benda yang dapat diselamatkan. Hanya sepotong baju yang tertinggal di tubuhnya. Di saat yang bersamaan, adik yang ia harapkan menjadi orang sukses justru dikaluarkan dari sekolah. 

"Ternyata selama itu adek ku nggak becus sekolah," ujarnya saat batakgaul.com menyambangi kediamannya, belum lama ini.

Sejak itulah, adiknya memilih merantau sedangkan ia menetap di kampung. Tak ada lagi rumah untuk tinggal pria yang tinggal seorang diri ini. 

Lalu, dimana Jesral akhirnya tinggal?