Rumah Ikan di Simalungun Ini Pernah Jadi Cover Film Kelas Dunia

Alex Zetro Siagian | Senin, 27 Februari 2017 11:02:48

Rumah ikan di Simalungun/batakgaul
Rumah ikan di Simalungun/batakgaul

Rumah Ikan. Begitulah bangunan berusia 20 tahun ini biasa disebut. Bentuknya memang sengaja dibuat seperti ikan mas. Memiliki ekor, sirip, bersisik, dengan mulut menganga. 

Panjangnya mencapai 20 meter dengan tinggi 10 meter. Bahkan bagian ekor rumah ikan ini menjulang hingga 8 meter. 

Tidak banyak yang tahu bahwa bangunan yang pernah menjadi sampul (cover) film 'The Act of Killing’ (Jagal) ini berada di Sumatera Utara (Sumut). 

Tepatnya di Juma Harangan, Lingkungan III, Kelurahan Sipolha Horisan, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Sekitar 15 meter dari pinggir jalan besar Parapat-Simarjarunjung.

Namun sayang, setelah dibangun 1997, rumah ikan itu kini terbengkalai. Padahal, foto rumah ikan itu sudah mendunia karena film The Act of Killing meraih sejumlah penghargaan internasional.

Seperti Film Dokumenter Terbaik pada British Academy Film and Television Arts Awards 2013 dan nominasi Film Dokumenter Terbaik pada Academy Awards ke-86.

(BACA: Cerita Keramat 'Mual Sirambe' dan Ikan Batak yang Pantang Diambil)

Cover film The Act of Killing

Namun apa daya, sorotan film yang disutradari oleh Joshua Oppenheimer itu tak berhasil juga mengubah nasib rumah ikan tersebut. Bahkan, oleh warga sekitar lahan di kiri kanan rumah ikan kini sudah dijadikan kebun kopi.

"Sejak dibangun, rumah ikan ini tidak pernah dipergunakan. Ya terbengkalai gitu saja, dan itu sebenarnya nggak selesai dibangun," sebut Anton Ambarita (42), Kepala Lingkungan setempat, kepada batakgaul.com, Jumat (24/2).

Siapa yang membangun rumah ikan tersebut?