Punxgoaran, Band Punk-nya Anak Muda Batak

Tuntun Siallagan | Jumat, 17 Maret 2017 06:03:24

Punxgoaran/istimewa
Punxgoaran/istimewa

Kota Pematang Siantar kembali melahirkan musisi-musisi muda berbakat yang berhasil menarik perhatian masyarakat luas, khususnya orang Batak. 

Baru-baru ini di kota yang sejuk itu, beberapa pemuda (naposo) Batak membentuk grup band yang diberi nama ‘Punxgoaran.’

Sesuai namanya, band yang dibentuk 4 Juli 2016 ini fokus memainkan lagu Batak yang dipadu dengan hentakan musik rock berjenis punk.

“Karena kebetulan suka aliran rockpunk, ide untuk membentuk grup band itu pun muncul secara bersama-sama,” ujar Guido Firdaus Hutagalung, vokalis Punxgoaran saat telewicara dengan batakgaul.com, Kamis (16/3) malam.

(LIHAT VIDEO: Keren! Anak-anak Siantar Ini Mainkan Lagu ‘Punk’ Batak)

Punxgoaran/istimewa

Untuk nama band, menurut Hutagalung, mereka memang sengaja mengambil kata dari bahasa Batak yang sudah umum di telinga masyarakat Sumatera Utara khususnya orang halak hita, yakni panggoaran.

(BACA: Siantar Rap Foundation, Rap-nya Anak Muda Batak) 

Dalam kehidupan masyarakat Batak, kata ‘panggoaran’ memang kerap didengar sebagai sebutan kepada sulung anak laki-laki maupun anak perempuan. Begitu juga terhadap cucu dari sebuah keluarga orang Batak.

“Karena kebetualan genrenya punk, jadi dibuatlah namanya Punxgoaran. Kata panggoaran diambil dari bahasa Batak yang sudah akrab di kalangan orang Batak,” ujar pria kelahiran 12 Februari 1987 itu.

Lalu, siapa saja personel Punxgoaran?