Henry Manik, Sosok di Balik Sukses Konser Tasha Band di Samosir

Laurencius Simanjuntak | Selasa, 30 Agustus 2016 15:08:02

Henry Manik/Facebook
Henry Manik/Facebook

Tasha Band, kelompok musik asal Austria sukses menggelar pagelaran musik internasional di paggung terbuka Tuktuk Sidaong, Kabupaten Samosir, Sabtu (27/8) lalu. Puluhan ribu orang tumpah ruah di sana.

Tapi, tidak banyak yang itu sosok di balik sukses tersebut. Dia adalah adalah Henry Manik, selaku project manager ajang musik tersebut.

Putra Samosir kelahiran 3 Agustus 1977 ini memang sudah malang melintang di belantika musik Batak. Bahkan, bungsu dari delapan bersaudara ini justru lebih dulu terkenal di luar negeri.

Ini bukan hanya karena Henry menetap di Belanda, melainkan karena dia juga gencar mempromosikan musik Batak di Eropa.

[LIHAT VIDEO: Boru Sitanggang Bersuara Seksi Nyanyi 'Attar Didokkon’]

Henry Manik (kiri) dan Hermann Delago Manik (kanan)/Facebook

Bersama Marsada Band, perjalanan awal Henry dimulai, meninggalkan Samosir menuju Eropa. Pada 2004, Henry membawa Marsada untuk rekaman di Inggris dan menghasilkan album.

Alhasil, lagu-lagu Marsada beredar dan disukai berbagai kalangan di Eropa. Bahkan Marsada menjadi referensi utama bagi warga Benua Biru untuk pertunjukan lagu-lagu Batak.

[LIHAT VIDEO: Wanita Seksi asal Austria Ini Pandai Kali Nyanyi Batak]

Dalam kegiatannya mempromosikan musik Batak, Henry kemudian bertemu dengan Hermann Delago, musisi dan pemimpin orkestra asal Austria. 

“Hermaan bilang ke saya, selama ini sudah banyak musisi Batak yang diundang untuk tampil ke Eropa. Sekarang sudah saatnyalah giliran musisi Eropa yang tampil di Tanah Batak,” kata Henry dalam sebuah kesempatan.

Nah, penampilan Tasha Band di Samosir Sabtu (27/8) lalu juga salah satu hasil kerjasama dan pertemanan Henry-Hermann. Ya, pertemanan yang produktif dan mempromosikan budaya Batak yang kaya..