Daun Batak Ini Lebih Paten Lancarkan ASI Ketimbang Obat di Eropa

Ester Napitupulu | Senin, 09 Januari 2017 09:01:15

Daun Bangun-bangun atau Torbangun (Coleus amboinicus Lour)/batakgaul
Daun Bangun-bangun atau Torbangun (Coleus amboinicus Lour)/batakgaul

Lewat hasil risetnya yang dipublikasikan secara internasional, pria kelahiran Simalungun itu membuktikan secara ilmiah bahwa daun Bangun-bangun adalah yang terbaik sebagai laktagogum (makanan/ramuan penstimulasi ASI).

Daun Bangun-bangun juga lebih baik dari tablet Fenugreek dan kapsul Moloco+B12, laktagogum yang biasa digunakan oleh wanita menyusui di negara Eropa/Amerika dan kota besar di Indonesia.

Prof. Drh. Rizal Damanik, MRepSc, PhD/ipb.ac.id

Dikutip dari website resmi IPB, Senin (9/1), penelitian yang dilakukan oleh Damanik ini juga tercatat sebagai penelitian komprehensif pertama tentang sayur Bangun-bangun di Indonesia dan hasilnya telah mengangkat serta mengekspos tradisi lokal masyarakat Batak ke berbagai forum internasional. 

(BACA: Mengapa Orang Batak Banyak Jadi Doktor?)

Bahkan, atas prestasinya tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Simalungun telah menganugerahkan Prof. Drh. Rizal Damanik, MRepSc, PhD sebagai Warga Kehormatan Daerah Simalungun.

Hasil riset Damanik tentang daun Bangun-bangun/Torbangun ini sudah dipublikasikan lewat artikel ilmiah dalam berbagai jurnal ilmiah internasional. Antara lain Journal of Human Lactation, Annals Nutrition & Metabolism, Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, Malaysian Journal of Medical Sciences).

(BACA: Inilah Ompung Pantur Silaban, 'Einstein' dari Tano Batak)

 Hasil riset ini juga sudah dibawa Damanik dalam berbagai konferensi internasional di berbagai negara seperti Australia, Canada, China, Malaysia, dan Thailand dan diliput oleh sejumlah media asing.

Jadi bagi kalian yang sedang sedang menyusui, makanlah Bangun-bangun itu. Paling enak dibuat macam daun singkong tumbuk dan ditambahi ayam kampung.

Kalau Tuhan sudah menunjukkan ramuan yang alami, buat apa harus makan obat-obatan kan….. :)