Barus, Jokowi dan Mumi Firaun

Coky Simanjuntak | Selasa, 28 Maret 2017 20:03:53

Presiden Jokowi di Makam Mahligai, Barus/Setpres
Presiden Jokowi di Makam Mahligai, Barus/Setpres

Eksplorasi yang berlebihan terhadap kapur barus ini mengakibatkan tidak ada lagi regenerasi dari pohon yang berusia lama ini, sehingga saat ini sangat jarang ditemukan di hutan sekitar Desa Barus.

"Itu pohon usianya sangat lama dan masyarakat sekitar penginnya menanam tanaman yang cepat menghasilkan, sehingga sekarang jarang ditemukan lagi," kata Pejabat Bupati Tapanuli Tengah, Bukit Tambunan, kepada wartawan di sela kunjungan Presiden Joko Widodo di Barus, Jumat (24/3).

Bukit Tambunan berjanji akan kembali membudidayakan tanaman penghasil kapur pengharum pakaian dan ruangan ini agar Kota Barus kembali mendunia.

Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan berdasarkan sejarah, kapur barus dari Desa Barus ini terkenal hingga Mesir karena digunakan sebagai pengawet mumi-mumi Fir'aun.

"Saya pernah mendengar bahwa mumi-mumi yang ada di Mesir itu bisa awet karena diawetkan dengan kapur barus yang berasal dari sini," kata Jokowi saat meresmikan Tugu Nol Kilometer Peradaban Islam Nusantara, Jumat (24/3).

Presiden mengatakan bahwa sudah ratusan tahun hubungan Indonesia dan Timur Tengah telah terjalin sehingga wajar jika hubungannya hingga saat ini terjalin erat.

Wisata Religi 

Presiden berjanji akan mengembangkan wilayah Barus ini menjadi wisata religi dengan adanya situs pemakaman Mahligai dan beberapa situs lainnya.

"Nanti tentu saja (dikembangkan). Tanyakan ke Pak Mendikbud, atau ke beliau yang ada di sini," ujar Presiden usai meninjau pemakaman Mahligai, Barus, Tapanuli Tengah, Jumat.

Bukit Tambunan meyakini situs Mahligai dan Papan Tinggi yang menunjukkan penyebaran agama Islam pertama kali masuk Nusantara, bisa menarik wisatawan, terutama wisata religi.

Selain situs pemakaman Mahligai dan Papan tinggi, kata Bukit Tambunan, pihaknya juga akan membangun mercusuar di lokasi Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara yang baru diresmikan Presiden Jokowi.

"Mercusuar itu nantinya bisa melihat Pulau Mursala, Pulau Putri dan wilayah Tapanuli Tengah," kata Bukit Tambunan.

Apa keunikan Pulau Mursala?