3 Kekurangan Ini Tak Halangi Gomos Manalu Berprestasi Kelas Dunia

Jordan Silaban | Rabu, 27 April 2016 22:04:44

Gomos Manalu/facebook
Gomos Manalu/facebook

Gomos Manalu kini menjadi perhatian banyak pihak, setelah hasil penelitian siswa SMA Unggul Del, Toba Samosir ini, dibawa ke luar angkasa oleh NASA, badan antariksa Amerika Serikat.

Remaja 17 tahun ini juga adalah orang Indonesia pertama yang karya penelitiannya diluncurkan ke luar angkasa oleh NASA. Luar biasa bukan…?

Hasil penelitian Gomos, yakni Micro-Aerobic Fermentation In Space With Micro Gravity sudah dibawa ke luar angkasa pada 23 Maret 2016 silam, dengan menggunakan roket Atlas 5 dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.

Saat ini, micro lab rancangan siswa jenius dari kampung Sitoluama Toba Samosir ini sudah mengorbit pada ketinggian sekitar 400 km (low earth orbit) di dalam Cygnus cargo freighter

Tidak bisa dipungkiri, prestasi Gomos ini benar-benar membuat Indonesia, terlebih Bangso Batak, bangga luar biasa.

Tapi tahukah kalian, Gomos meraih prestasi kelas dunia ini di tengah sejumlah kekurangannya. Namun, kekurangan itu tidak menghalangi dia untuk tetap berkerja keras meraih prestasi.

Berikut di antaranya kekurangan-kekurangan Gomos yang justru memacu kerja kerasnya: